Dok ist/ Yulianis Sanwinay, wakil ketua KNPI Pantai Barat
Sarmi, Jurnal Mamberamo Foja – Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sarmi nomor urut 02, Yanni-Jemmi, semakin menguat.
Setelah mendapatkan dukungan dari tokoh adat, mantan Bupati Sarmi, serta perempuan dan masyarakat Sarmi, kini dukungan itu datang dari Wakil Ketua KNPI Pantai Barat, Yulianis Sanwinay, mewakili 16 kampung di wilayahnya.
Yulianis menjelaskan bahwa dukungan tersebut muncul karena masyarakat merindukan perubahan besar dalam pembangunan di Kabupaten Sarmi.
“Selama 23 tahun, kami merasa terabaikan tanpa adanya pembangunan yang berarti, terutama bagi suku Isirawa, Armati Sarwa, dan Manirem,” tuturnya.
Dia menekankan pentingnya perubahan, mengingat terdapat tiga lapisan kampung di Pantai Barat: pesisir pantai, pesisir lembah, dan pesisir pegunungan, yang semuanya sangat membutuhkan perhatian dan pembangunan.
“Kami hanya melihat harapan untuk perubahan itu pada Paslon nomor urut 02, Yanni-Jemmi,” jelasnya.
Yulianis menyatakan bahwa masyarakat tidak lagi terpaku pada ide bahwa Bupati haruslah Anak Sarmi.
“Pengalaman selama 23 tahun menunjukkan bahwa meskipun dipimpin oleh putra asli daerah, Sarmi tidak mengalami kemajuan yang signifikan,” ungkapnya.
Ia menyampaikan analogi bahwa masyarakat sering diibaratkan seperti perahu yang hanya dipakai saat diperlukan, tetapi setelah itu dibiarkan terlantar.
“Pengalaman tersebut membuka mata kami untuk memilih Yanni-Jemmi,” katanya.
Meskipun Yanni bukan anak asli Sarmi, Yulianis mengungkapkan keyakinannya akan kerinduan Yanni untuk membawa perubahan yang telah lama ditunggu masyarakat.
Dia memastikan bahwa masyarakat, pemuda, dan keluarganya di Pantai Barat akan mendukung penuh Yanni-Jemmi pada 27 November. “Kemenangan hanya akan menjadi milik Paslon nomor urut 02, Yanni-Jemmi,” pungkasnya. (Fan)









