Wabup HRY: Potensi Wisata Jangan Dibiarkan Tidur, Saatnya Desa Bangkit

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Nampak Wabup Haris Richard S. Yocku, SH., didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Elisa Yarusabra ketika diwawancarai di Hotel Grand Allison Sentani, usai buka pelatihan, Rabu (16/7).

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Pemerintah Kabupaten Jayapura kembali mendorong penguatan sektor pariwisata melalui pelatihan manajemen pengelolaan destinasi wisata. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., di Ballroom Cenderawasih, Hotel Grand Allison, Kota Sentani, Rabu (16/7).

banner 325x300

Pelatihan tersebut diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Jayapura dan diikuti oleh para pengelola desa wisata dari berbagai kampung.

Tujuannya, meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme pengelolaan destinasi lokal agar mampu bersaing serta berkontribusi terhadap ekonomi daerah.

Kepala Disbudpar Elisa Yarusabra menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata dari komitmen pemerintah untuk mencetak sumber daya yang mampu menghidupkan pariwisata berbasis kampung.

“Kita ingin setiap kampung punya keunikan, punya produk unggulan. Konsepnya jelas: one village one product. Kampung harus jadi ujung tombak pengembangan destinasi,” katanya.

Wabup Haris Yocku dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh terhadap pelatihan ini. Menurutnya, sudah saatnya pengelolaan wisata digerakkan lebih serius dan sistematis, apalagi Peraturan Daerah (Perda) tentang pariwisata sudah resmi diberlakukan.

“Kita tidak bisa biarkan potensi pariwisata daerah terus tidur. Sudah waktunya kita bangkit. Salah satunya melalui pelatihan seperti ini, agar masyarakat punya kemampuan dan wawasan untuk kelola destinasi dengan baik,” tegas Haris Yocku.

Haris tambahkan, sektor pariwisata bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar jika dikelola dengan benar. Oleh karena itu, ia meminta semua peserta serius mengikuti pelatihan dan menerapkan ilmu yang diperoleh di lapangan.

“Jangan hanya ikut pelatihan, pulang bawa sertifikat. Tapi pulanglah dengan semangat baru, dengan rencana kerja yang jelas untuk kembangkan potensi kampung masing-masing,” tandasnya.

Usai membuka kegiatan, Wabup Jayapura didampingi Kadisbudpar dan jajarannya melakukan pemasangan tanda peserta secara simbolis.

Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan menghadirkan narasumber berkompeten dari bidang pariwisata dan pengembangan ekonomi lokal.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *