Foto: istimewa | Nampak Marlina Sesa Pilot Pesawat Boeing Wanita asal Tanah Papua
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Tekad, kerja keras, dan semangat pantang menyerah mengantarkan Marlina Sesa mewujudkan cita-citanya menjadi seorang pilot profesional. Putri asli Suku Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya ini membuktikan bahwa anak-anak Papua mampu bersaing dan meraih prestasi di dunia penerbangan.
Lahir di Jayapura pada 15 Desember 1995, Marlina telah menaruh minat pada dunia aviasi sejak masih kecil. Di tengah keterbatasan dan minimnya perempuan Papua yang menekuni profesi sebagai pilot, ia tetap memelihara mimpinya untuk suatu hari menerbangkan pesawat.
Pendidikan dasar hingga menengah diselesaikannya di Abepura, Kota Jayapura, sebelum melanjutkan pendidikan di Yogyakarta. Dalam setiap tahap pendidikannya, Marlina terus berupaya mendekatkan diri pada cita-cita yang telah lama diimpikannya.
Perjalanan menuju kokpit pesawat tidak berjalan mulus. Pada 2014, Marlina sempat mengikuti seleksi pramugari Garuda Indonesia. Namun, ia belum berhasil lolos. Kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah. Justru pengalaman itu menjadi titik balik yang semakin menguatkan tekadnya untuk tetap berkarier di dunia penerbangan.
Setahun kemudian, Marlina mengambil keputusan besar dengan melanjutkan pendidikan pilot di Filipina. Di sana ia menjalani proses pendidikan yang penuh tantangan, mulai dari pembelajaran teori, latihan simulator, hingga memenuhi jam terbang sebagai syarat memperoleh lisensi.
Kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Marlina berhasil meraih lisensi Private Pilot License (PPL) dan Commercial Pilot License (CPL), yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya sebagai pilot profesional.
Keberhasilan tersebut juga didukung oleh perhatian Pemerintah Provinsi Papua Barat pada masa kepemimpinan Gubernur Dominggus Mandacan melalui pemberian beasiswa pendidikan. Dukungan itu membuka jalan bagi Marlina untuk menyelesaikan pendidikan penerbangannya hingga tuntas.
Kini, Marlina Sesa menjadi salah satu putri Papua yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menggapai mimpi. Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua agar terus berani bercita-cita, menempuh pendidikan, dan mengembangkan kemampuan demi masa depan yang lebih baik.
Perjalanan Marlina juga mengirimkan pesan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi di berbagai bidang, termasuk profesi pilot yang selama ini identik dengan kaum laki-laki. Dengan disiplin, kerja keras, serta dukungan yang tepat, mimpi setinggi langit pun dapat diwujudkan.
Laporan: Sonny Rumainum

















