Foto: istimewa | Tampak pesawat Air North Australia mendarat di bandara Frans Kaisepo, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (28/9).
Biak Numfor, jurnalmamberamofoja.com – Untuk pertama kalinya, pesawat komersial maskapai Airnorth asal Australia mendarat mulus di Bandara Internasional Frans Kaisiepo, Biak Numfor, Papua, pada Minggu (28/9).
Penerbangan perdana dari Darwin ini menjadi momentum bersejarah, sekaligus membuka jalur konektivitas langsung antara Australia dan Papua.
Baca juga: Sentuhan Kemanusiaan Prajurit Macan Kumbang: Satgas Yonif 521/DY Obati Warga Luka Bakar di Wamena
Kehadiran pesawat Airnorth disambut hangat, tidak hanya oleh masyarakat Biak Numfor, tetapi juga oleh pemerintah daerah yang menaruh harapan besar terhadap terbukanya peluang baru di sektor pariwisata dan ekonomi. Dengan rute ini, wisatawan dari Australia kini bisa langsung terhubung ke Papua tanpa harus transit di kota besar lain.
Penerbangan perdana ini mengangkut rombongan wisatawan mancanegara yang selanjutnya akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal pesiar menuju destinasi wisata kelas dunia, yakni Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat. Dari sana, perjalanan berlanjut ke Pulau Liki di Kabupaten Sarmi, Papua, hingga ke Papua Nugini (PNG) dan Kepulauan Solomon.
Baca juga: Raperda Kepariwisataan Disahkan, Haris Yocku: Pariwisata Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
Langkah ini tidak hanya menandai keterhubungan udara antarnegara, tetapi juga mempertegas posisi Papua sebagai pintu gerbang wisata Pasifik.
Bandara Frans Kaisiepo yang sejak lama dikenal memiliki landasan pacu internasional, kini kembali difungsikan sebagai simpul strategis penerbangan kawasan.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor optimistis penerbangan ini akan meningkatkan arus wisatawan asing sekaligus memberikan dampak ekonomi signifikan, terutama bagi pelaku usaha lokal di bidang transportasi, kuliner, dan kerajinan tangan.
Selain itu, keterhubungan langsung dengan Darwin membuka peluang kerja sama lebih luas di bidang perdagangan, pendidikan, hingga kebudayaan.
Sejarah baru telah tercatat: Biak Numfor bukan hanya menjadi lokasi transit, melainkan juga destinasi yang semakin dilirik dunia internasional. Kehadiran Airnorth di bumi Cenderawasih ini menjadi simbol awal bagi Papua untuk semakin terkoneksi dengan dunia.
Laporan: Sony Rum

















