Dok ist/ Jack Judzoon Puraro, ketua gerakan pemuda jayapura (Gapura)
Jack Puraro: Kemenangan YW-HRY Adalah Refleksi Kuat Amanat Otsus
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Pilkada serentak yang berlangsung di Papua, termasuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura pada 27 November 2024, membawa angin perubahan baru.
Pasangan nomor urut 2, Yunus Wonda dan Haris Richard Yocku, telah memuncaki perhitungan suara berdasarkan pleno rekapitulasi yang diselenggarakan KPU Kabupaten Jayapura.
Namun, perjalanan menuju pengakuan kemenangan ini tidak sepenuhnya mulus. Beberapa pasangan calon lain dikabarkan tengah menempuh jalur hukum di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggugat hasil pemilu, sebuah langkah yang mencerminkan kompleksitas demokrasi di wilayah yang kaya akan keanekaragaman ini.
Ketua Gerakan Pemuda Jayapura (Gapura), Jack Judzoon Puraro, menyerukan pentingnya menjaga ketenangan dan menghormati keputusan rakyat.
Ia menegaskan bahwa pesta demokrasi bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan bersama untuk masa depan Papua.
“Kemenangan Yunus Wonda dan Haris Richard Yocku adalah bukti nyata bagaimana masyarakat Papua mulai merangkul konsep demokrasi yang inklusif. Ini adalah bagian dari spirit Otsus, di mana Orang Asli Papua (OAP) memiliki kesempatan yang adil untuk memimpin dan membawa perubahan di tanahnya sendiri,” ujar Jack pada Selasa (10/12/2024).

Jack memuji langkah Yunus Wonda yang memilih Haris Richard Yocku sebagai pendamping, menciptakan kombinasi pemimpin yang memahami nilai-nilai kultural Papua sekaligus berkomitmen pada inklusivitas masyarakat yang heterogen.
“Pilihan ini adalah simbol bahwa Papua milik semua orang, tanpa melupakan akar budaya dan tradisi kita. Seorang pemimpin harus mampu merangkul perbedaan, itulah yang ditunjukkan Yunus Wonda,” tambah Jack.
Terkait isu gugatan yang dilakukan beberapa kandidat, Jack mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum yang ada. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pendapat dan langkah hukum adalah bagian dari demokrasi yang sehat, asalkan dilakukan dengan niat membangun, bukan merusak.
“Bukan soal siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita menghormati keputusan rakyat dengan dewasa. Papua membutuhkan stabilitas untuk bergerak maju,” kata Jack tegas.
Sebagai Ketua Gapura dan tokoh pemuda, Jack berharap semua pihak dapat menjaga persatuan, terutama di tengah tantangan yang dihadapi pasca pemilu.
“Kemenangan ini adalah tanggung jawab besar, baik bagi pemimpin terpilih maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga Papua tetap damai dan sejahtera,” tutupnya.
(Fan)









