Sopir Gran Max Diamankan Usai Kecelakaan di Jembatan Tahara, Dua Pemotor Terluka

Spread the love

Foto: istimewa / Tampak kendaraan mobil Gran Max rusak parah di tempat kejadian

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Kecelakaan lalu lintas yang diduga akibat pengaruh alkohol terjadi di Jalan Raya Sentani, Jembatan Tahara, Sabtu (8/3) dini hari, sekitar pukul 03.45 WIT.

Insiden ini melibatkan mobil Daihatsu Gran Max hitam tanpa nomor polisi dan sepeda motor Honda Scoopy PA 4249 JE, mengakibatkan dua pemotor mengalami luka serius.

Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil, kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Gran Max yang dikemudikan PM (33) melaju dari arah Kemiri menuju Hawai dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol. Saat melintas di depan Hotel Tahara, pengemudi tiba-tiba berpindah jalur dan melawan arus.

“Dari arah berlawanan, datang sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai YLPW (18), seorang mahasiswa, yang berboncengan dengan RY (18). Keduanya juga diketahui dalam kondisi terpengaruh alkohol. Akibatnya, tabrakan tak terhindarkan,” jelas AKP Robertus Rengil.

Benturan keras menyebabkan kedua pemotor mengalami cedera serius, seperti patah tulang paha, luka robek di wajah, serta lecet di beberapa bagian tubuh. Keduanya segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Sementara itu, sopir Gran Max yang tidak memiliki SIM dan STNK langsung diamankan oleh Satlantas Polres Jayapura untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan ini mencapai Rp 40 juta.

Kasat Lantas Polres Jayapura menegaskan bahwa kecelakaan ini menjadi pengingat betapa berbahayanya berkendara dalam pengaruh alkohol.I

a mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman.”

Mengemudi dalam kondisi mabuk sangat berbahaya dan bisa berujung pada kecelakaan fatal. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama di malam hari,” ujar AKP Robertus Rengil.P

olisi juga memastikan akan menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku serta meningkatkan patroli untuk mencegah kecelakaan serupa.L

Laporan: Irfan / rilis

Related Posts

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Tampak aparat kepolisian memasuki TKP untuk mengevakuasi jasad pria yang ditemukan warga, di Kemiri, Sentani, Senin (12/1).  Sentani, jurnalMamberamofoja.com – Aparat Polres Jayapura bergerak cepat…

Klarifikasi Pemberitaan dan Permohonan Maaf kepada Anggota DPR Papua Jaqualine Kafiar

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa |Nampak Gubernur Matius D. Fakhiri, SIK.,MH., dan Wagub Aryoko Rumaropen, SP.,M.Eng., bersalaman dengan Anggota DPR Papua kursi Pengangkatan 2024-2029 usai pelantikan (30/12) di ruang sidang dewan. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani

FSP – ASN Jayapura Rayakan Natal, Wabup Haris Soroti Semangat dan Loyalitas Pensiunan

FSP – ASN Jayapura Rayakan Natal, Wabup Haris Soroti Semangat dan Loyalitas Pensiunan

Klarifikasi Pemberitaan dan Permohonan Maaf kepada Anggota DPR Papua Jaqualine Kafiar

Klarifikasi Pemberitaan dan Permohonan Maaf kepada Anggota DPR Papua Jaqualine Kafiar