Sidak di Kantor PU dan Setwan DPRK, Bupati dan Wabup Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan / Nampak inspeksi mendadak Bupati dan wabup Jayapura di kantor Dinas PU dan DPRK

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Hari pertama menjabat, Bupati Jayapura Yunus Wonda, S.H., M.H., dan Wakil Bupati Jayapura Haris Richard S. Yocku, S.H., langsung menunjukkan komitmen mereka terhadap reformasi pelayanan publik.

banner 325x300

Inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas PU serta Kantor DPRK Jayapura, Rabu (26/3/2025), menjadi bukti awal dari langkah pembenahan yang mereka prioritaskan.

Berbeda dari pendekatan administratif biasa, pasangan kepala daerah ini memilih untuk memulai tugas mereka dengan doa bersama.

Ibadah yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai denominasi gereja ini bukan sekadar seremoni, melainkan manifestasi dari visi besar kepemimpinan mereka: Kasih Mempersatukan Perbedaan.

“Setiap pekerjaan yang kami lakukan harus selaras dengan kehendak Tuhan. Dengan kasih, kita dapat bekerja lebih baik dan harmonis,” ujar Wakil Bupati Haris Yocku.

Sidak ke Kantor Dinas PU mengungkap berbagai aspek yang perlu segera dibenahi. Mulai dari kebersihan lingkungan kantor hingga kedisiplinan pegawai, menjadi perhatian utama Bupati dan Wakil Bupati.

“Sebelum membersihkan tempat lain, Dinas PU harus lebih dulu menata kantornya sendiri. Rumput tinggi, sarang laba-laba, dan kondisi ruang kerja yang kurang terawat harus segera diperbaiki. Ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga mencerminkan budaya kerja yang disiplin,” tegas Haris Yocku.

Kunjungan mereka juga menyoroti kondisi Kantor DPRK Jayapura. Meskipun secara umum gedung masih dalam kondisi baik, beberapa bagian, termasuk toilet dan area penyimpanan dokumen, membutuhkan renovasi.

Selain aspek fisik, sidak ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN). Bupati dan Wakil Bupati menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap jam kerja serta komitmen dalam melayani masyarakat.

“Jam kerja ASN dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIT. Mari kita disiplin dan menjadi teladan bagi masyarakat. Pelayanan publik harus prima, dimulai dari kehadiran dan kinerja yang optimal,” imbau Haris Yocku.

Sidak ini tidak hanya menjadi rutinitas awal kepemimpinan baru, tetapi juga sebuah sinyal perubahan. Reformasi birokrasi tidak sekadar tentang aturan tertulis, tetapi juga implementasi di lapangan.

Dengan mengawali kepemimpinan mereka dengan tindakan konkret, Bupati dan Wakil Bupati Jayapura menunjukkan bahwa komitmen mereka bukan sekadar janji kampanye.

Masyarakat kini menantikan langkah-langkah lanjutan dari kepemimpinan baru ini. Apakah reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik benar-benar akan terwujud? Waktu akan menjadi saksi.

Laporan: Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *