(Foto istimewa) Suasana peluncuran program GENTING
Kasus Prevalensi Stunting Tertinggi di Papua, Mamberamo Raya Sentuh 40%
Burmeso, jurnalmamberamofoja.com – Kasus stunting di Papua kembali menjadi perhatian serius. Kabupaten Mamberamo Raya kini tercatat sebagai wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Papua, berdasarkan data terbaru dari Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2023. Angka prevalensi stunting di kabupaten ini mencapai 40 persen, atau sebanyak 419 bayi. Ini memicu upaya intensif dari pemerintah daerah untuk menekan angka tersebut.
Peluncuran Program “Genting”
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mamberamo Raya merespons tantangan ini dengan meluncurkan program inovatif bertajuk Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Kepala DP3AP2KB, Dorce Muabuay, menjelaskan bahwa program ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menekan angka stunting.
“Program ini bertujuan memastikan anak-anak di Mamberamo Raya tumbuh sehat, terhindar dari stunting, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” ujar Dorce.
Pesan Tegas Sekda Doromi
Dalam sambutannya saat peluncuran program Genting, Plt. Sekretaris Daerah Mamberamo Raya, Sergius Doromi, S.Pd, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung langkah-langkah pencegahan stunting.
“Kami mendorong semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bekerja sama maksimal, terutama dalam memberikan edukasi dan bantuan makanan tambahan bagi keluarga berisiko stunting,” ungkapnya.
Doromi juga memberikan pesan khusus kepada para ibu rumah tangga terkait pemanfaatan bantuan makanan, terutama telur.
“Kalau ibu-ibu dapat telur, jangan dimasak banyak-banyak lalu diberikan kepada Tete (kakek). Itu tidak ada manfaatnya bagi bayi yang sedang stunting,” tegasnya.
Langkah Nyata di Lapangan
Sebagai bagian dari program Genting, DP3AP2KB telah melakukan kunjungan ke delapan distrik di Kabupaten Mamberamo Raya. Kegiatan ini mencakup sosialisasi dan pemberian bantuan makanan tambahan kepada keluarga yang memiliki risiko tinggi stunting.
Program Genting diharapkan menjadi solusi efektif dalam menurunkan angka stunting di Mamberamo Raya sekaligus menjadi model bagi daerah lain di Papua.
“Langkah ini adalah harapan baru bagi masyarakat Mamberamo Raya untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif,” tutup Sergius.
(Napy)
https://youtu.be/mjoeQr5Zuy0?si=HisPyaMxlwTNTx6T
















