Satgas Si-Ipar Ops Rasaka Cartenz 2025 Polres Jayapura Data Anak Putus Sekolah di Sentani Kota

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa / Nampak Ka subsatgas Si Ipar AKP Yonias dan Ipda Yuliani Tecuari tengah berdiskusi dengan warga Mamberamo

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Satgas Si-Ipar Operasi Rasaka Cartenz 2025 Polres Jayapura terus memperkuat peran sosialnya dengan menyambangi warga Mamberamo di Kelurahan Sentani Kota, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

banner 325x300

Fokus utama kegiatan ini adalah mendata anak-anak putus sekolah dan yang belum bisa membaca serta menulis, sebagai langkah awal dalam program peningkatan literasi.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (19/3) ini diawali dengan konsolidasi di Posko Satgas Si-Ipar Sat Binmas Polres Jayapura.

Dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Si-Ipar, AKP Yonias Purwanto, tim bergerak menuju kawasan pemukiman warga Mamberamo di sekitar Kali Warno.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.30 WIT, AKP Yonias Purwanto bersama personelnya disambut oleh tokoh masyarakat setempat, Deniyanus Sita, serta sejumlah warga lainnya.

Dalam pertemuan ini, AKP Yonias menjelaskan tujuan kegiatan sambang, yaitu membangun komunikasi dengan masyarakat serta memastikan anak-anak yang mengalami hambatan pendidikan dapat memperoleh akses belajar yang lebih baik.

Menurut Ipda Yuliani Tecuari, pihak kepolisian telah menyiapkan program pengajaran baca-tulis bagi anak-anak berusia 8 hingga 12 tahun yang putus sekolah atau belum memiliki keterampilan literasi dasar.

Anak-anak yang berhasil menguasai baca-tulis akan diarahkan untuk mengikuti ujian Paket C, sementara bagi mereka yang belum pernah mengenyam pendidikan formal, Polres Jayapura akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P&P) Kabupaten Jayapura untuk penerbitan Surat Keterangan Melek Aksara (SUKMA).

Inisiatif ini mendapat apresiasi dari Deniyanus Sita yang menilai program tersebut sangat bermanfaat bagi masa depan generasi muda di komunitas mereka.

Ia juga berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus berlanjut demi meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Pada pukul 11.10 WIT, AKP Yonias Purwanto mengakhiri kegiatan dengan menyampaikan terima kasih atas respons positif warga terhadap program ini. Selanjutnya, tim kembali ke Mako Polres Jayapura untuk melakukan konsolidasi akhir.

Dengan adanya langkah konkret ini, diharapkan semakin banyak anak-anak yang mendapatkan akses pendidikan dasar, sehingga angka putus sekolah di Kabupaten Jayapura dapat ditekan secara signifikan.

Laporan: Irfan / rilis

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *