(CAPTION FOTO): Nampak Suasana rapat pembentukan Relawan Nafas Danau Sentani (NDS) Nusantara untuk mendukung pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Jayapura Ted Yones Mokay – Supardi (TEPAD), berlangsung di Kediaman Natalia Desi Sulle, Jalan Pasir, Sentani, Rabu, (18/9).
Jurnal Mamberamo Foja, Sentani – Relawan Nafas Danau Sentani (NDS) Nusantara untuk mendukung pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati (Bacabup-Bacawabup) Jayapura, Ted Yones Mokay – Supardi (TEPAD) terbentuk.
Relawan NDS Nusantara yang dikoordinir oleh Natalia Desi Sulle ini dibentuk untuk memenangkan TEPAD pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura, yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.
Pembentukan relawan NDS Nusantara ini berlangsung di Kediaman Natalia Desi Sulle, di Jalan Pasir, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu, 18 September 2024 malam.
“Relawan ini dibentuk untuk bergerak dan melahirkan pemimpin baru, yang maju dan sejahtera. Kami berkeyakinan dengan TEPAD yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati Jayapura adalah pasangan pemimpin yang tepat dan dapat mengatasi masalah yang ada di Kabupaten Jayapura,” kata perempuan yang juga Anggota DPRD terpilih Kabupaten Jayapura periode 2024-2029 dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) ketika menjawab pertanyaan wartawan.
Anggota DPRD terpilih dari Dapil I Kabupaten Jayapura ini juga mengatakan, bahwa pihaknya merupakan salah satu partai yang mengusung kandidat Bacabup – Bacawabup Jayapura, Ted Yones Mokay – Supardi.
“Kami juga termasuk tim yang masih solid di Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), untuk memenangkan pasangan TEPAD. Tujuan untuk membentuk relawan NDS Nusantara dari daerah pemilihan 1, yakni Sentani dan sekitarnya,” kata NDS sapaan akrabnya.

Setelah ini, tambahnya, pihaknya akan membangun jaringan, kemudian menggelar pertemuan dengan teman-teman yang belum hadir saat ini untuk memenangkan pasangan TEPAD di Pilkada Kabupaten Jayapura.
“Maka itu, kami masih sangat mengharapkan dukungan teman-teman yang belum hadir malam ini. Dalam pembentukan relawan (NDS Nusantara) ini juga telah ditentukan ketua dan sekretaris, serta koordinator-koordinator lapangan,” paparnya.
Selain itu, perempuan yang juga pengurus PKN Kabupaten Jayapura ini juga menyebutkan, pembentukan relawan NDS Nusantara ini bersifat dadakan. Sebab, direncanakan diawal digelar pukul 14.00 WIT, tetapi diundur menjadi pukul 19.00 WIT dengan jumlah kehadiran sekitar 50 orang relawan. Makanya, pertemuan lanjutan akan dilakukan dengan jumlah yang lebih besar lagi,” sebutnya.
“Sementara, untuk pengukuhan tim relawan dan deklarasi dukungan kepada TEPAD dari relawan NDS Nusantara ini akan dilakukan dalam waktu dekat,” pungkasnya. (Fan)









