Foto: istimewa / Tampak Sekda Hana Hikoyabi menandatangani pembangunan zona integritas wilayah bebas korupsi
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Polres Jayapura terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menandatangani komitmen bersama dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2025.
Acara ini berlangsung di Aula Obhe Reay May, Polres Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibu, Kamis (27/2/2025).
Sejak meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) pada 2018, Polres Jayapura terus melakukan berbagai upaya perbaikan.
Tahun ini, komitmen itu diperkuat dengan inovasi di bidang pelayanan, salah satunya melalui sistem laporan kehilangan secara online, yang diharapkan dapat mempercepat proses administrasi dan mengurangi potensi pungutan liar.
Wakapolres Jayapura, Kompol Zakarias Sireyey, S.Sos, yang mewakili Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi besar dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan di lingkungan kepolisian.
“Kami ingin memastikan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat. Tidak boleh ada pungutan di luar ketentuan resmi. Oleh karena itu, berbagai inovasi akan terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan kepolisian,” ujarnya.
Selain inovasi pelayanan berbasis digital, Polres Jayapura juga menekankan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), perbaikan sarana dan prasarana, serta penguatan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan prima. Semua langkah ini diharapkan dapat membangun kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta instansi terkait, yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah Polres Jayapura dalam memperkuat zona integritas.
Dengan berbagai inovasi dan komitmen yang diperkuat, Polres Jayapura optimistis dapat meraih predikat WBBM pada tahun 2025 dan menjadi contoh bagi instansi lain dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan profesional.
Laporan: Irfan







