PLN UIW Papua dan Yayasan Arema 74 Gelar Khitanan Massal Sambut Ramadan

Foto: ist / khitanan massal
Foto: ist / khitanan massal
banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa / khitanan massal

Keerom, Jurnal Mamberamo Foja – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat bersama Yayasan Bhakti Arema 74 Papua menggelar kegiatan khitanan massal di Masjid Agung Nurul Huda Arso II, Kabupaten Keerom, Papua.

banner 325x300

Acara ini bertujuan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial PLN terhadap masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, perwakilan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIW Papua dan Papua Barat, Muhammad Miswar, menjelaskan bahwa YBM merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional yang mengelola dana zakat, infak, dan wakaf dari pegawai PLN untuk disalurkan melalui lima pilar program: pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Khitanan massal ini masuk dalam kategori kesehatan dan menjadi bagian dari ajaran agama Islam untuk menjaga kebersihan serta kesehatan anak laki-laki.

“Khitanan memiliki manfaat besar, baik secara agama maupun medis. Selain menjadi syarat kebersihan dalam ibadah, secara medis juga berperan dalam mencegah berbagai penyakit akibat bakteri dan kotoran yang dapat tertinggal,” ujar Miswar.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Bhakti Arema 74 Papua, Ir. Hadi Winoto, S.Sos, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara YBM PLN dan Yayasan Bhakti Arema 74 Papua dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

Ia juga menegaskan bahwa program ini terbuka untuk semua pihak, termasuk anak-anak non-Muslim yang juga turut serta dalam khitanan massal.

“Kegiatan ini merupakan awal dari kerja sama yang lebih luas. Ke depan, kami berharap dapat mengembangkan program lain seperti pemberian santunan kepada kaum dhuafa dan pengentasan kemiskinan,” kata Hadi Winoto.

Ketua panitia, Rustam Irsyad, menjelaskan bahwa kegiatan khitanan massal ini diikuti oleh 114 peserta, yang terdiri dari 100 anak Muslim dan 14 anak non-Muslim.

Pelaksanaan khitanan dibantu oleh 11 tenaga medis dan 1 dokter penanggung jawab, berlangsung dari pukul 08.00 hingga 13.30 WIT.

Mewakili pemerintah dan pengurus Masjid Agung Nurul Huda Arso II, Drs. Wahfir Kosasih menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.

Ia menekankan bahwa khitan merupakan tanggung jawab utama orang tua dalam membesarkan anak-anak mereka, dan mengapresiasi PLN serta Yayasan Arema 74 yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

“Khitan adalah salah satu bentuk kasih sayang orang tua kepada anaknya. Kegiatan ini membantu banyak keluarga yang membutuhkan, dan kami berharap akan terus berlanjut di masa mendatang,” ujar Wahfir Kosasih, yang juga merupakan mantan Wakil Bupati Keerom.

Dengan suksesnya khitanan massal ini, PLN UIW Papua dan Papua Barat bersama Yayasan Bhakti Arema 74 Papua berharap dapat terus berkontribusi bagi masyarakat melalui berbagai program sosial yang bermanfaat.

Laporan: Andre Fon

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *