Pj Bupati Jayapura Dukung Diseminasi Teknologi bagi Petani dan Nelayan

Spread the love

Foto: Irfan / Penabuhan tifa Pj. Bupati dan CEO Kopernik

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Kopernik Papua menggelar kegiatan diseminasi program pengenalan dan promosi penggunaan teknologi sederhana guna meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan skala kecil di Kabupaten Jayapura.

Acara ini berlangsung di Ballroom Lantai 6 Hotel Horison, Kota Sentani, pada Selasa (18/2/2025) dan dibuka secara langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Jayapura, Semuel Siriwa.

Turut hadir dalam acara ini CEO Kopernik Toshi Nakamura, Representative Director of Kopernik Japan Hiromi Tengeji, Managing Director Kopernik Oscar Casalderrey, serta Ketua Kopernik Papua Alexander Frans.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Jayapura Semuel Siriwa Dukung Diseminasi Teknologi bagi Petani dan Nelayan mengapresiasi peran Kopernik dalam memberdayakan masyarakat lokal, khususnya petani dan nelayan, melalui pengenalan teknologi sederhana yang dapat membantu meningkatkan taraf hidup mereka.

Foto: Irfan / Pj Bupati Semuel Siriwa dan Kopernik Papua

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kopernik yang sejak 2021 telah hadir di Kabupaten Jayapura dan aktif mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ujar Semuel Siriwa.

Menurutnya, Kopernik menitikberatkan program ini pada dua komoditas utama, yakni ikan dan kakao (coklat). Selain itu, ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam memperkenalkan produk-produk olahan mereka, termasuk pembuatan sosis oleh kelompok ibu-ibu setempat.

Siriwa menekankan pentingnya pengembangan lebih lanjut untuk produk lokal ini, terutama terkait legalitas dan pemasaran.

“Produk mereka saat ini belum memiliki izin PIRT maupun label halal pada kemasannya, sehingga masih polos dan belum siap masuk ke pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Ia berharap Kopernik dapat mendukung proses sertifikasi serta membantu produk-produk tersebut agar siap edar dan dipasarkan lebih luas.

Selain itu, ia juga membuka peluang bagi produk lokal untuk masuk dalam program makan bergizi gratis yang dikelola pemerintah daerah.

“Silakan ajukan ke Pemda terkait jumlah produksi dan pastikan bahwa produk tersebut aman untuk dikonsumsi, terutama bagi anak-anak,” pungkasnya.

Laporan: Irfan

Related Posts

Panggung Seni Robongholo Diresmikan, Pemkab Jayapura Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Sentani

Spread the love

Spread the loveFoto: Irfan | Asisten II bidang perekonomian Setda Kabupaten Jayapura Dr. Abdul Rahman Basri, M.KP., bersama Staf khusus Gubernur Papua, Otniel Deda, A.Md, IP., Kepala Kampung Sereh, Steven…

Sambut Tahun Baru di Gunung Merah, Pemkab Jayapura Umumkan Pemenang Pondok Natal 2025

Spread the love

Spread the loveFoto: Irfan | Tampak Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, MH., didampingi Wakil Bupati dan Ketua DPRK serta tim penilai Pondok Natal, saat penyerahan hadiah lomba, di Lapangan Apel…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Dilantik hingga 2033, Kepala Kampung Murumare Tegaskan Komitmen Kawal Dana Desa dan Percepat Infrastruktur

Dilantik hingga 2033, Kepala Kampung Murumare Tegaskan Komitmen Kawal Dana Desa dan Percepat Infrastruktur

Panggung Seni Robongholo Diresmikan, Pemkab Jayapura Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Sentani

Panggung Seni Robongholo Diresmikan, Pemkab Jayapura Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Sentani

Sambut Tahun Baru di Gunung Merah, Pemkab Jayapura Umumkan Pemenang Pondok Natal 2025

Sambut Tahun Baru di Gunung Merah, Pemkab Jayapura Umumkan Pemenang Pondok Natal 2025

HPM-MR Desak ASN Mamberamo Raya Kembali Bertugas, Mahasiswa Siap Kawal Program Pemda

HPM-MR Desak ASN Mamberamo Raya Kembali Bertugas, Mahasiswa Siap Kawal Program Pemda

Bupati Jayapura Sentil ASN di Apel Pagi, Disiplin Jadi PR Besar 2026

Bupati Jayapura Sentil ASN di Apel Pagi, Disiplin Jadi PR Besar 2026

Menteri HAM Natalius Pigai Tiba di Jayapura, Buka Agenda Penguatan Perlindungan HAM di Papua

Menteri HAM Natalius Pigai Tiba di Jayapura, Buka Agenda Penguatan Perlindungan HAM di Papua