CAPTION FOTO: Habib Syarif bin Muhammad Al Hamid, perwakilan tokoh agama Islam, saat diwawancarai di sela kunjungan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Jayapura, Giri Wijayantoro, pada Selasa, (8/10).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Calon Wakil Bupati (Cawabup) Jayapura, Giri Wijayantoro, mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh agama Islam di Kabupaten Jayapura dalam rangkaian kampanye Pilkada Kabupaten Jayapura 2024.
Pertemuan ini berlangsung di Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Selasa, 8 Oktober 2024. Giri Wijayantoro, yang merupakan Cawabup nomor urut 5 di Pilkada Kabupaten Jayapura 2024, hadir untuk bersilaturahmi dengan para pemuka agama dari berbagai organisasi Islam.
Habib Syarif bin Muhammad Al Hamid, yang mewakili para tokoh agama Islam, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan ajang silaturahmi antara calon pemimpin dengan para tokoh agama di Kabupaten Jayapura.
“Kunjungan ini adalah bentuk silaturahmi antara tokoh masyarakat dengan para pemuka agama di Kabupaten Jayapura. Kami merasa bangga, karena masih ada calon pemimpin yang ingin menjalin hubungan baik dengan kami, para pemuka agama. Tujuan utama pertemuan ini adalah memperkuat tali silaturahmi,” ujar Habib Syarif ketika diwawancarai di sela-sela pertemuan tersebut.

Habib Syarif menambahkan bahwa silaturahmi selalu membawa kebaikan selama niatnya benar.
“Tidak ada yang namanya silaturahmi membawa keburukan, kecuali niatnya memang buruk. Namun, jika niatnya baik, seperti membangun daerah ini, kami sebagai tokoh agama mendukung penuh. Kunjungan ini adalah bentuk silaturahmi, dan kami sangat menghargai upaya ini demi kemaslahatan umat,” jelasnya.
Habib Syarif juga menegaskan bahwa pertemuan ini tidak terkait politik.
“Kami tidak berada di ranah politik, dan kami netral. Setiap orang berhak atas pandangan politiknya sendiri. Namun, kami merasa terhormat karena masih ada tokoh masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan kami, sebagai pemuka agama Islam,” tutup pria yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Tarbiyatus Sibyan ini di akhir wawancaranya. (Fan)









