Pemkab Jayapura Terima Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Yan Mandenas, Bahas Evaluasi PSN dan Penguatan Sinergi Pusat-Daerah

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan / Bupati Jayapura Yunus Wonda dan Wakil Bupati Haris Richard S. Yocku menerima kunjungan Anggota DPR RI Yan Permenas Mandenas di Kantor Bupati Jayapura.

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menerima kunjungan kerja Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, di ruang kerja Bupati Jayapura, Kantor Bupati, Gunung Merah, Sentani, Jumat (25/4/2025).

banner 325x300

Pertemuan ini membahas evaluasi dan penguatan koordinasi terkait Program Strategis Nasional (PSN) serta upaya percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kedatangan Yan Mandenas disambut langsung oleh Bupati Jayapura Yunus Wonda dan Wakil Bupati Haris Richard S. Yocku.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayapura, kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak Yan Permenas Mandenas. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara daerah dan pusat, terutama dalam mendorong program-program strategis,” ujar Bupati Yunus Wonda kepada wartawan.

Dalam pertemuan tersebut, Mandenas turut meminta dukungan data dari Pemkab Jayapura, yang diperlukan untuk mendorong usulan program pembangunan dari daerah ke tingkat pusat. Data tersebut mencakup berbagai sektor, seperti pendidikan, infrastruktur, dan ekonomi masyarakat.

“Beliau menyampaikan beberapa catatan penting yang harus segera kami tindak lanjuti. Kami akan mengoordinasikan hal itu dengan dinas-dinas terkait untuk memastikan data yang diperlukan bisa segera disiapkan,” tambah Yunus.

Bupati Yunus juga menekankan pentingnya proaktif dari jajaran dinas untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan kementerian di pusat. Ia menegaskan bahwa ketergantungan semata pada APBD harus diubah menjadi semangat jemput bola ke pemerintah pusat.

“Kepala dinas jangan hanya menunggu APBD. Mereka harus aktif mencari dan berjuang ke pusat, membuat program, membawa data, dan meyakinkan kementerian. Kalau hanya duduk menunggu anggaran daerah, lebih baik tidak usah jadi kepala dinas,” tegasnya.

Menurutnya, dalam kondisi fiskal daerah yang terbatas, keberanian dan inisiatif OPD untuk mencari peluang pendanaan di tingkat nasional menjadi kunci keberhasilan pembangunan di daerah.

“Kalau kita tidak bergerak, kita akan tertinggal. Karena kementerian tidak menunggu kita. Kita yang harus datang dengan rencana yang matang. Ini bentuk keseriusan kami agar seluruh program pembangunan di Kabupaten Jayapura tetap berjalan, meskipun dengan keterbatasan APBD,” pungkasnya.

Laporan: Irfan

banner 325x300

Respon (1)

  1. Simply want to say your article is as surprising.
    The clarity in your post is simply nice and i could
    assume you are an expert on this subject. Fine with your permission let me to grab your RSS feed to keep updated with forthcoming post.
    Thanks a million and please continue the gratifying work.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *