(Foto: M.Irfan) Pendiri PAUD Permata Friskila Ariyauw, Dr. Ir. Samuel Boron Membala, S.T., M.MT., berfoto bersama anak-anak, para orang tua, dan guru usai Perayaan Natal Bersama. Insert: Anak-anak bergembira dalam momen Natal perdana ini.
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Suasana Natal penuh sukacita terasa di PAUD Permata Friskila Ariyauw, Jalan Ariyauw, Kompleks Polton, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.
Perayaan Natal perdana yang diadakan oleh Keluarga Besar PAUD ini menjadi momen istimewa bagi anak-anak, para orang tua, dan guru.
Mengusung tema “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem” (Lukas 2:15) dan subtema “Bagai Para Gembala, Datanglah Kepada Yesus dengan Penuh Iman dan Sukacita,” perayaan ini menghadirkan kebersamaan yang hangat.
Anak-anak tampak antusias mengikuti ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Trisno Yanto Minggu, A.Md., S.Th., dari Jemaat GKI Ararat Abar, Distrik Ebungfauw.
Keceriaan anak-anak menjadi fokus utama dalam perayaan Natal ini. Selain mengikuti ibadah, mereka juga menerima bingkisan Natal yang diberikan sebagai simbol kasih. Kegembiraan terlihat jelas di wajah mereka, yang disambut hangat oleh para guru dan orang tua.
Pendiri PAUD Permata Friskila Ariyauw, Dr. Ir. Samuel Boron Membala, S.T., M.MT., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya perayaan Natal ini.
“Kami bersukacita bisa merayakan Natal Kristus dalam suasana yang sederhana, tetapi penuh makna. Ini adalah bentuk rasa syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidup kita, terutama bagi anak-anak yang sedang tumbuh dan belajar,” ujarnya.
Samuel juga berharap keberadaan PAUD Permata Friskila dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin warga di Kompleks Polton menyadari bahwa pendidikan anak usia dini itu penting. Dengan adanya PAUD ini, orang tua memiliki opsi untuk mendidik anak-anak mereka di lingkungan yang dekat dan mendukung,” tambahnya.

Pesan Harapan untuk Anak-anak
Pdt. Trisno Yanto Minggu menyampaikan pesan agar anak-anak PAUD Permata Friskila tumbuh menjadi pribadi yang takut akan Tuhan dan menjadi berkat bagi orang di sekitarnya.
“Anak-anak ini adalah masa depan. Mereka harus dibimbing untuk menjadi berguna di mata masyarakat dan di hadapan Tuhan,” pesannya.
Menurut Samuel, pendidikan usia dini tidak hanya tentang akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter dan nilai-nilai kehidupan.
“Natal ini adalah pengalaman berharga bagi anak-anak untuk memahami kasih Tuhan sejak dini. Kami juga berharap, melalui PAUD ini, masyarakat sekitar semakin percaya untuk menitipkan masa depan anak-anak mereka di sini,” tuturnya.
Dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, Natal perdana PAUD Permata Friskila Ariyauw ini diharapkan menjadi awal dari upaya membangun masa depan generasi muda yang lebih baik.
(Fan)








