Aklamasi, Yotam Wonda Nahkodai Ikatan Alumni Fisip Uncen

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Sony | Tampak Ketua Ikatan Alumni FISIP Uncen, Yotam Wonda, SH., M.Si, bersama pengurus lainnya ketika mengadakan Fisip Calling Alumni, di Halaman Transistor, Kampus Fisip Universitas Cendrawasih, Sabtu (8/8). 

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Semangat memperkuat kebersamaan dan membangun kembali jejaring alumni menjadi pesan utama dalam kegiatan Fisip Calling Alumni yang digelar di halaman Gedung Transistor, Kampus Fisip Universitas Cenderawasih (Uncen) lama, Jurusan Administrasi Manajemen Perkantoran (AMP), Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (8/8/2026).

banner 325x300

Dalam momentum tersebut, mantan Wakil Bupati Tolikara sekaligus alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Cenderawasih (Fisip Uncen), Yotam Wonda, S.H., M.Si., dipercayakan memimpin Ikatan Alumni Fisip Uncen periode 2026–2029.

Yotam dipilih secara aklamasi oleh para alumni yang hadir dalam forum tersebut.

Selain Yotam Wonda sebagai ketua, forum juga menyepakati Onesimus Heluka, S.Sos., sebagai Wakil Ketua dan Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos., M.Si., M.A., sebagai Sekretaris Ikatan Alumni Fisip Uncen periode 2026–2029.

Pemilihan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Fisip Calling Alumni yang mempertemukan alumni dari berbagai profesi dan bidang pengabdian.

Para alumni yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari kepala daerah, birokrat, penyelenggara pemilu, akademisi hingga praktisi. Kehadiran mereka menunjukkan luasnya peran lulusan Fisip Uncen dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat di Tanah Papua.

Yotam: Alumni Harus Menjadi Kekuatan Bersama
Usai dipercayakan memimpin organisasi alumni, Yotam Wonda menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

Ia mengajak seluruh alumni Fisip Uncen menjadikan organisasi tersebut sebagai ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan, membangun komunikasi serta saling mendukung dalam berbagai bidang pengabdian.

“Saya sendiri merasa bangga menjadi bagian dari alumni Fisip Uncen,” ujar Yotam.

Menurutnya, Universitas Cenderawasih memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar dalam mencetak sumber daya manusia Papua.

Banyak lulusan Uncen yang kemudian mengambil peran penting di berbagai bidang, baik pemerintahan, politik, pendidikan, dunia usaha maupun pelayanan masyarakat.

“Uncen memiliki kontribusi besar bagi Tanah Papua,” katanya.

Karena itu, Yotam menilai hubungan alumni dengan almamater tidak boleh terputus setelah seorang mahasiswa menyelesaikan pendidikan.

Komunikasi antara alumni, dosen, mahasiswa dan pimpinan fakultas, kata dia, harus terus dibangun agar jejaring yang telah terbentuk dapat menjadi kekuatan bersama.

Ia juga berharap Ikatan Alumni Fisip Uncen dapat menjadi wadah untuk bertukar gagasan, pengalaman dan pengetahuan, sekaligus mempertemukan dunia akademik dengan dunia kerja dan pengabdian di tengah masyarakat.

Yosua Douw: Alumni Harus Saling Mendukung
Sementara itu, Sekretaris Ikatan Alumni Fisip Uncen, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos., M.Si., M.A., mengajak seluruh alumni menjaga komunikasi dan kebersamaan.

Menurut Yosua, jaringan alumni harus dibangun menjadi kekuatan bersama yang mampu memberikan dukungan satu sama lain, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Tanah Papua.

“Kita harus saling bantu untuk membangun Papua ke depan,” katanya.

Ia berharap organisasi alumni tidak berhenti sebagai wadah pertemuan formal, tetapi mampu melahirkan program yang memberikan manfaat bagi alumni, mahasiswa maupun masyarakat.

Pengalaman alumni yang kini bekerja di pemerintahan, politik, birokrasi, akademik, penyelenggaraan pemilu dan berbagai sektor lainnya, menurut Yosua, dapat menjadi sumber pembelajaran bagi mahasiswa Fisip Uncen.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara akademik, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai dunia kerja dan pengabdian setelah menyelesaikan pendidikan.

Perkuat Hubungan Alumni dan Almamater
Fisip Calling Alumni juga menjadi momentum memperkuat hubungan antara alumni, pimpinan fakultas, dosen dan mahasiswa.

Baca juga: Warisan Leluhur Pulang ke Papua, Ribuan Artefak dari Amerika Diserahkan ke Museum Uncen

Sejumlah tokoh alumni turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, mantan Penjabat Bupati Tolikara sekaligus mantan Wakil Bupati Sorong Selatan Alfons Sesa, Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara Yosua Douw, Ketua KPU Papua Diana Dorthea Simbiak, serta sejumlah alumni lainnya.

Para alumni diberikan kesempatan berbagi pengalaman mengenai perjalanan pendidikan dan karier sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa Fisip Uncen.

Kehadiran para alumni yang telah menduduki berbagai posisi strategis menjadi gambaran bahwa pendidikan yang diperoleh di Fisip Uncen dapat menjadi modal penting untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah dan pengabdian kepada masyarakat.

Pertemuan tersebut juga memperlihatkan luasnya ruang pengabdian lulusan Fisip Uncen di berbagai sektor kehidupan.

Kegiatan kemudian dirangkaikan dengan perayaan ulang tahun Prof. Agustinus Fatem, Ketua Senat Universitas Cenderawasih sekaligus salah satu dosen senior di lingkungan Fisip Uncen.

Suasana kekeluargaan semakin terasa melalui makan bersama yang melibatkan pimpinan fakultas, dosen, alumni dan mahasiswa.

Dorong Penghargaan bagi Alumni Berprestasi
Dalam arahannya, Prof. Agustinus Fatem mengajak seluruh alumni memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan Fisip Uncen.

Ia berharap alumni tidak hanya menjadi bagian dari sejarah almamater, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendorong kemajuan fakultas dan Universitas Cenderawasih.

Baca juga: Lindungi Kekayaan Alam Papua, Sinar Mas dan UNCEN Satukan Riset Konservasi Burung Cendrawasih

Menurutnya, alumni yang berhasil dalam bidang masing-masing patut mendapatkan apresiasi sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi generasi berikutnya.

“Ke depan, saya kira nanti kita bicarakan, agar setiap tahun Uncen bisa memberikan penghargaan kepada alumni yang telah berprestasi dalam kariernya masing-masing,” ungkapnya.

Ia juga mendorong agar hubungan antara dunia akademik dan dunia praktis yang dijalani alumni semakin diperkuat.

“Saya harapkan nanti ke depan para dosen dan alumni bisa saling berbagi. Alumni berbagi kepada kampus secara praktis dan sebaliknya dosen di kampus bisa berbagi kepada alumni yang bekerja di dunia praktisi,” tuturnya.

Menurut Prof. Agustinus, hubungan tersebut penting karena kampus membutuhkan pengalaman praktis dari alumni, sementara alumni juga tetap membutuhkan pengembangan pengetahuan dan gagasan dari lingkungan akademik.
Rawat Sejarah dan Identitas Uncen

Rangkaian Fisip Calling Alumni ditutup dengan foto bersama di tangga Fisip Uncen.

Lokasi tersebut memiliki nilai historis bagi banyak alumni dan mahasiswa yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Cenderawasih. Gedung dan lingkungan kampus menjadi bagian dari perjalanan panjang pendidikan tinggi di Tanah Papua.

Universitas Cenderawasih berdiri pada 10 November 1962 dan telah menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi penting dalam mencetak sumber daya manusia di Papua.

Karena itu, pertemuan alumni diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun kembali jejaring alumni Fisip Uncen yang lebih kuat, terarah dan berkelanjutan.

Dengan dipercayakannya Yotam Wonda sebagai Ketua Ikatan Alumni Fisip Uncen periode 2026–2029, didampingi Onesimus Heluka sebagai Wakil Ketua dan Dr. Yosua Noak Douw sebagai Sekretaris, para alumni diharapkan semakin solid dalam membangun komunikasi serta menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi almamater, alumni, mahasiswa dan masyarakat.

Fisip Calling Alumni menjadi penegasan bahwa hubungan mahasiswa dengan almamater tidak berakhir ketika pendidikan selesai.

Hubungan itu justru dapat terus dilanjutkan melalui karya, komunikasi, pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan Tanah Papua.

Laporan: Sonny Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *