Foto: Willy / Nampak Musrembang RKPD Tahun 2026 Kabupaten Mamberamo Raya yang digelar di Aula BAPPEDA di Burmeso, Jumat (25/4).
Burmeso, Jurnal Mamberamo Foja – Dalam upaya menyusun arah pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mamberamo Raya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) 2026, Jumat (26/4/2025) di Burmeso.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari Asisten II yang mewakili Bupati Mamberamo Raya, Wakapolres, perwakilan Bappeda Provinsi Papua, pimpinan OPD, hingga tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan undangan lainnya.
Mewakili Bupati Roby Rumansara, SP.,M.H, Asisten II Drs. Sukarno, M.Si menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan momentum penting dalam proses penyusunan RKPD tahun 2026.
Ia menekankan, program-program pembangunan ke depan harus difokuskan pada pembukaan isolasi wilayah, penguatan ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya lokal, pemenuhan kebutuhan dasar, serta peningkatan pelayanan publik di seluruh Mamberamo Raya.
“Musrenbang ini harus menjadi ruang terbuka bagi semua aspirasi masyarakat, dari kampung hingga kabupaten, sehingga pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” tegas Bupati melalui sambutan tertulisnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk aktif berkontribusi, dengan menyiapkan usulan-usulan program berdasarkan skala prioritas, agar perencanaan yang dihasilkan tidak hanya terukur, tapi juga berdampak nyata dan akuntabel.
Di sisi lain, Kepala Bappeda Kabupaten Mamberamo Raya, Jonathan Tandibua, mengungkapkan bahwa tema besar RKPD 2026 adalah “Akselerasi Pemenuhan Infrastruktur Pembangunan Guna Meningkatkan Pemerataan dan Layanan Dasar yang Berkelanjutan.”
Menurutnya, sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, serta pemberdayaan ekonomi rakyat akan menjadi fokus utama program pembangunan tahun depan.
Musrenbang RKPD ini juga melibatkan unsur Forkopimda, kepala distrik, kepala kampung, serta perwakilan organisasi masyarakat, perempuan, dan pemuda. Beragam aspirasi disampaikan, mulai dari kebutuhan pembangunan jalan, jaringan listrik, air bersih, hingga dukungan untuk sektor pertanian dan perikanan.
Seluruh usulan yang dihimpun dalam Musrenbang ini akan diselaraskan dengan program prioritas nasional dan provinsi, serta menyesuaikan dengan kapasitas anggaran daerah.
Bappeda menargetkan dokumen RKPD 2026 dapat selesai sebelum pertengahan tahun, sehingga menjadi pedoman resmi dalam penyusunan RAPBD 2026 mendatang.
Laporan: Willy

















