Mathius Fakhiri: Idul Fitri Momentum Memperkuat Keberagaman Papua

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan / Nampak Cagub Papua Mathius Derek Fakhiri didampingi ketua Takmir Masjid Agung Al Aqsha Sentani Ustadz H. Taufik Muhammad beserta pengurus Masjid berikan keterangan usai Sholat Ied, (31/3).

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Hari Raya Idul Fitri tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momen untuk memperkuat silaturahmi dan membangun nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

banner 325x300

Hal inilah yang tampak dalam pelaksanaan Shalat Ied di Masjid Agung Al Aqsha Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin, 31 Maret 2025. Salah satu tokoh yang turut hadir dalam kesempatan ini adalah Calon Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Mathius Derek Fakhiri, S.IK., M.H.

Dalam suasana penuh khidmat, ribuan jamaah berkumpul untuk menunaikan Shalat Ied. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan ibadah, tetapi juga simbol persatuan di tengah keberagaman Papua.

Kehadiran Mathius Fakhiri di tengah masyarakat Muslim setempat menjadi bukti nyata bahwa harmoni antarumat beragama terus tumbuh di tanah Papua.

“Saya bersyukur bisa beribadah dan bersilaturahmi dengan masyarakat di sini. Idul Fitri adalah momen yang tepat untuk mempererat persaudaraan, tidak hanya antarumat Muslim, tetapi juga dengan semua warga Papua,” ujar Mathius Fakhiri.

Lebih dari sekadar perayaan, Idul Fitri juga mengajarkan pentingnya nilai toleransi dan kepedulian sosial. Fakhiri mengajak masyarakat untuk menjadikan hari kemenangan ini sebagai ajang berbagi kasih dengan sesama.

“Kita harus menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Mari kita menjaga kedamaian di Papua, serta menjadikannya contoh miniatur toleransi bagi Indonesia,” tambahnya.

Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya menjaga hubungan dengan keluarga dan lingkungan sekitar. Mengutip pesan dari ceramah Idul Fitri yang disampaikan di masjid, ia menekankan bahwa membangun hubungan yang baik dengan orang tua, saudara, dan tetangga adalah bagian dari nilai-nilai Islam yang perlu terus diamalkan.

“Kebersamaan dalam Idul Fitri bukan hanya soal perayaan, tetapi juga tentang bagaimana kita memaknai arti kehidupan dengan lebih bijaksana. Mari kita terus menjaga persaudaraan dan kedamaian di tanah Papua yang kita cintai,” pesannya.

Momen Shalat Ied di Masjid Agung Al Aqsha Sentani kali ini menjadi cerminan bagaimana nilai-nilai Islam yang inklusif dapat bersanding harmonis dengan semangat keberagaman Papua.

Dengan perayaan yang penuh makna, diharapkan semangat kebersamaan dan kedamaian terus berlanjut, menjadikan Papua sebagai teladan dalam membangun toleransi di Indonesia.

Laporan: Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *