Foto: istimewa /Paslon Bupati dan Wabup terpilih Mamberamo Raya
Jayapura, Jurnal Mamberamo Foja – Setelah resmi ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Raya periode 2024-2029, Robby Wilson Rumansara dan Kevin Totouw langsung menyiapkan strategi untuk mempercepat pembangunan daerah.
Dalam 100 hari pertama pemerintahannya, Robby menegaskan ada tiga agenda utama yang akan menjadi prioritas: peningkatan akses listrik, perbaikan telekomunikasi, dan reformasi kelembagaan.
Selama bertahun-tahun, masyarakat di Kasonaweja dan Burmeso—pusat pemerintahan Mamberamo Raya—harus puas dengan listrik yang hanya menyala 12 jam sehari. Hal ini berdampak besar pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pelayanan publik dan sektor ekonomi.
“Listrik adalah kunci utama pembangunan. Jika pemerintahan ingin berjalan efektif dan berbasis elektronik, maka listrik harus tersedia penuh 24 jam,” ujar Robby setelah ditetapkan sebagai bupati terpilih oleh KPU di Swiss-Belhotel Jayapura.
Ia berjanji dalam 100 hari pertama pemerintahannya, pasokan listrik di pusat pemerintahan akan ditingkatkan, sehingga tidak ada lagi gangguan akibat keterbatasan daya.

Selain listrik, akses komunikasi menjadi kendala utama di berbagai wilayah Mamberamo Raya, terutama di distrik-distrik terpencil. Robby menilai, tanpa jaringan komunikasi yang baik, pemerintah daerah tidak bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa komunikasi antara masyarakat dan pemerintah berjalan lancar. Ini bukan hanya soal jaringan telepon, tapi juga akses internet yang mendukung pelayanan publik berbasis digital,” katanya.
Langkah ini, menurutnya, akan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pemerintahan, termasuk administrasi kependudukan, kesehatan, dan pendidikan.
Setelah listrik dan telekomunikasi ditingkatkan, Robby dan Kevin akan fokus pada penataan kelembagaan. Ia menilai, struktur organisasi pemerintahan saat ini masih perlu dibenahi agar lebih efisien dan tidak membebani anggaran daerah.
“Kami akan bekerja sama dengan DPRK Mamberamo Raya untuk mengevaluasi dan merevisi Peraturan Daerah (Perda) terkait struktur organisasi perangkat daerah. Tujuannya jelas, agar anggaran daerah lebih banyak dialokasikan untuk masyarakat, bukan sekadar belanja aparatur,” jelasnya.
Menurutnya, reformasi ini akan membawa dampak besar dalam jangka panjang, termasuk mempercepat realisasi program-program pembangunan yang lebih berpihak kepada rakyat.
Dalam pidato kemenangannya, Robby juga mengajak seluruh masyarakat Mamberamo Raya untuk meninggalkan perbedaan politik yang sempat muncul selama pemilu.
“Mari kita bersatu dan bersama-sama membangun Mamberamo Raya. Perbedaan adalah bagian dari demokrasi, tetapi sekarang saatnya kita melangkah ke depan demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya penuh semangat.
Dengan visi yang jelas dan program kerja yang terstruktur, masyarakat Mamberamo Raya kini menanti langkah nyata Robby Wilson Rumansara dan Kevin Totouw dalam mewujudkan janji-janji kampanye mereka.
Laporan: Andre Fon









