Foto: Willy / Nampak suasana Musrenbang Distrik Mamberamo Tengah, (17/3)
Kasonaweja, Jurnal Mamberamo Foja – Kepala Distrik Mamberamo Tengah, Naftali Bilasi, ST, MT, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik di aula kantor distrik pada Senin (17/3/2025).
Acara ini dihadiri oleh Tim Asistensi Bappeda, Kapolsek Mamberamo Tengah, para kepala kampung, Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam), tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kepemudaan dan perempuan di Distrik Mamberamo Tengah.
Dalam sambutannya, Naftali Bilasi menekankan bahwa Musrenbang merupakan forum partisipatif bagi masyarakat dan aparat kampung dalam merancang program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi di masing-masing kampung.
“Musrenbang ini adalah kesempatan bagi para kepala kampung dan Bamuskam untuk menyampaikan aspirasi dan memastikan program yang diusulkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Harapan Besar Agar Usulan Distrik Diakomodir Kabupaten
Naftali Bilasi berharap agar program yang diusulkan dalam Musrenbang kampung dan distrik dapat diakomodasi oleh pemerintah kabupaten, mengingat pentingnya pembangunan di wilayah tersebut.
“Setiap tahun kami menggelar Musrenbang, tetapi banyak usulan yang tidak diakomodasi oleh Bappeda. Jika hal ini terus terjadi, maka Musrenbang hanya menjadi kegiatan seremonial yang tidak berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia pun meminta pemerintah daerah dan Tim Anggaran Pemda untuk lebih serius memperhatikan usulan dari tujuh kampung di Distrik Mamberamo Tengah, agar program yang dirancang benar-benar dapat direalisasikan.
Fokus Pembangunan: Infrastruktur, Pendidikan, dan Ekonomi Berbasis Lokal
Musrenbang kali ini menyoroti beberapa sektor utama, antara lain:
– Pembangunan infrastruktur dasar, seperti peningkatan akses jalan antar-kampung.
– Peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan.
– Penguatan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal, terutama di sektor pertanian dan perikanan.
– Upaya menjaga keseimbangan lingkungan dalam setiap program pembangunan.
Para peserta Musrenbang turut memberikan masukan mengenai berbagai kebutuhan mendesak, termasuk peningkatan layanan kesehatan serta pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Hasil Musrenbang Distrik Mamberamo Tengah ini akan disampaikan ke tingkat kabupaten sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun mendatang. Diharapkan, pembangunan yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Acara Musrenbang berlangsung lancar dan ditutup dengan sesi diskusi serta komitmen bersama untuk mengawal hasil perencanaan hingga tahap realisasi di tingkat kabupaten.
Laporan: Willy
















