Foto: istimewa | Nampak Rumah Sakit Pemerintah, (RSUD) Yowari, di Doyo, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura
Jayapura, Jurnal Mamberamo Foja— Seorang aktivis kemanusiaan asal Papua, Kelvin Maling, melayangkan surat terbuka yang ditujukan kepada para gubernur dan pimpinan layanan kesehatan di enam provinsi di Tanah Papua.
Melalui surat yang ditandatangani secara pribadi, Kelvin menyuarakan keresahan masyarakat terhadap menurunnya kualitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
Dalam suratnya, Kelvin menyebut banyak warga mengeluhkan pelayanan rumah sakit dan puskesmas yang dinilai kian memburuk. Keluhan itu, menurutnya, semakin sering muncul di media sosial sejak wafatnya mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, sosok yang dianggap responsif terhadap kebutuhan dasar masyarakat, termasuk di sektor kesehatan.
“Masyarakat merasa pelayanan semakin menurun. Banyak keluarga pasien mengeluh karena pelayanan lambat, syarat terlalu rumit, bahkan ada penolakan pasien gawat darurat karena alasan administrasi,” tulis Kelvin dalam surat tersebut.
Ia menyoroti perlakuan yang diterima keluarga pasien saat menyampaikan keluhan, yang kerap dibalas dengan sikap tidak simpatik dari petugas medis atau staf administrasi.
“Apakah BPJS dan dokumen lebih penting dari nyawa manusia?” tulis Kelvin, mengkritik birokrasi kesehatan yang dinilai mengabaikan sisi kemanusiaan.
Surat terbuka itu memuat empat poin tuntutan utama:
1. Utamakan nyawa di atas administrasi dalam situasi darurat.
2. Perbaiki sistem pelayanan darurat agar cepat, adil, dan tidak diskriminatif.
3. Latih tenaga medis soal empati dan etika pelayanan.
4. Libatkan masyarakat dalam evaluasi sistem kesehatan secara terbuka.
Kelvin mengingatkan bahwa status Otonomi Khusus Papua seharusnya menjamin pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, termasuk hak atas pelayanan kesehatan yang layak dan manusiawi.
Surat ini ditutup dengan ajakan kepada masyarakat Papua untuk ikut menyuarakan perubahan dan menyebarluaskan pesan ini kepada para pengambil kebijakan. “Kami ingin perubahan, bukan basa-basi. Kami ingin pelayanan yang menyelamatkan, bukan yang mempersulit,” tegas Kelvin.
Laporan: Sony |

















