GIDI Efata 30 Tahun, Fakhiri Ajak Jemaat Jadi Pilar Harmoni Papua

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, SIK., MH., ketika mengikuti acara HUT ke 20, Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Jemaat Efata, Kotaraja Kamis (19/3). 

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Perayaan Hari Ulang Tahun ke-20 Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Jemaat Efata Kotaraja berlangsung penuh khidmat dan sukacita, Kamis (19/3/2026).

banner 325x300

Momentum ini semakin bermakna dengan kehadiran Gubernur Papua, Matius Derek Fakhiri, yang mengajak jemaat memperkuat iman sekaligus menjaga persatuan di tengah dinamika pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa perjalanan dua dekade pelayanan GIDI Efata bukan sekadar hitungan waktu, melainkan bukti nyata keteguhan iman, pengorbanan, dan komitmen jemaat dalam melayani.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Dua puluh tahun ini adalah cermin kesetiaan dan semangat pelayanan yang terus hidup,” ujarnya.

Baca juga: Dari Gedung Negara, Gubernur MDF Perkuat Harmoni Papua Lewat Buka Puasa Bersama

Mengusung tema “Bertumbuh dan Berbuah Dalam Persekutuan Jemaat Lokal”, Fakhiri menekankan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan iman, pembentukan karakter, dan penguatan solidaritas sosial.

Ia menilai, nilai kasih dalam persekutuan jemaat harus mampu melahirkan masyarakat yang mandiri, saling peduli, serta aktif menghadirkan keadilan dan kesejahteraan di Tanah Papua.

Lebih jauh, Fakhiri menyebut gereja sebagai mitra penting pemerintah dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia yang beriman, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Peran ini, menurutnya, terlihat melalui pelayanan rohani, pendidikan, hingga kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Gereja turut membangun harmoni kehidupan. Ini sejalan dengan visi Papua Cerah Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan Papua tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada kualitas manusia yang sehat secara spiritual, kuat dalam persaudaraan, dan berlandaskan nilai-nilai iman.

 

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Gubernur Papua Turun Langsung Sidak Harga Bahan Pokok di Jayapura

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah serta seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Papua yang damai dan sejahtera.

Suasana ibadah semakin hangat ketika Fakhiri menyampaikan pantun yang sarat pesan kebersamaan dan kasih, disambut antusias oleh jemaat.

Perayaan HUT ke-20 GIDI Efata Kotaraja ini menjadi penegasan bahwa gereja tetap menjadi pilar penting dalam menjaga iman, merawat persatuan, dan mendorong pembangunan Papua yang lebih harmonis dan berkeadilan.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *