Foto: istimewa | Tampak Ketua Sinode GKI, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., didampingi wakil sekretaris Pdt. Handry Kakiyai, S.Th., bersama Ketua Tim Reformasi FGM-GKI, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., di ruang rapat kantor Sinode, Kamis (12/2).

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Dinamika pembenahan organisasi Forum Generasi Muda Gereja Kristen Injili (FGM-GKI) di Tanah Papua memasuki babak baru.
Pertemuan antara Tim Reformasi FGM-GKI dan Badan Pekerja Sinode Gereja Kristen Injili di Tanah Papua digelar di ruang rapat Kantor Sinode, Jayapura, Kamis (12/2/2026).
Rapat tersebut dipimpin Ketua Badan Pekerja Sinode, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., didampingi Wakil Sekretaris Sinode Pdt. Handry W. D. Kakiyai,S.Th.
Pertemuan diawali doa oleh ketua Klasis Aimando-Padaido, Kabupaten Biak Numfor, Pdt. John Baransano,S.Th.,M.Mis., sebelum memasuki pembahasan agenda strategis menyangkut konsolidasi dan masa depan organisasi FGM-GKI.
Fokus utama pembahasan adalah persiapan Kongres Luar Biasa (KLB) FGM-GKI yang diputuskan akan digelar pada 26–28 Februari 2026 di Graha Sara Sinode GKI di Tanah Papua.
Ketua Sinode menegaskan, Kongres II di Waisai pada dasarnya merupakan Kongres ke-V yang bersifat evaluatif.
Hal itu didasari penilaian bahwa kepengurusan FGM-GKI tidak berjalan normal selama kurang lebih 11 tahun terakhir.
Karena itu, pengurus lama telah didemisioner dan kepengurusan sementara diambil alih oleh Badan Pekerja Sinode.
KLB mendatang dirancang melibatkan perwakilan dari 70 Klasis, 70 koordinator Seksi PAM-GKI Klasis, serta Seksi PAM Tingkat Sinode. Pelibatan menyeluruh ini diharapkan menjadi momentum “reset” organisasi sekaligus memperkuat peran generasi muda gereja di Tanah Papua.
Baca juga: Jelang KLB, Sinode GKI Turun Tangan Satukan Tim Reformasi dan DPP FGM-GKI Demisioner
Ketua Tim Reformasi Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menyampaikan apresiasi atas langkah Sinode yang dinilai membuka ruang pembenahan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini FGM-GKI belum menjalankan fungsi organisasi secara optimal.
Ucapan terima kasih turut disampaikan atas dukungan anggaran, penyediaan sekretariat FGM-GKI di Kantor Sinode, serta kesiapan fasilitasi pelaksanaan KLB di Jayapura.
Sekretaris Tim Reformasi, Terry Ansanay, SP., MM., menegaskan bahwa KLB merupakan kebutuhan mendesak.
Menurutnya, kondisi organisasi yang dinilai tidak sehat harus segera ditata kembali sesuai AD/ART FGM-GKI.
Sementara itu anggota tim, Dr. Robert J. Betaubun, MM., menyampaikan bahwa tim telah menyiapkan TOR dan materi KLB agar panitia dapat langsung bekerja sesuai jadwal.
Anggota lainnya, Andrias E. Tauruy, SE., menyampaikan permohonan maaf atas sikap tim saat Kongres II di Waisai terkait usulan pembatalan agenda pemilihan pengurus DPP FGM-GKI. Pernyataan tersebut ditegaskan sebagai bagian dari upaya rekonsiliasi internal.
Turut hadir dalam pertemuan itu Anggota tim dari Seksi PAM tingkat Klasis Port Numbay, Pdt. Sostenes Wamea,S.Th., Andi Twenty, SE.,M.Si John Apaseray, dan Drs.Daniel Mano, M.Si.
Selain agenda KLB, Ketua Sinode mengungkapkan rencana pelaksanaan Olympiade GKI 2026 yang akan melibatkan peserta dari 70 klasis di Tanah Papua.
Agenda ini diproyeksikan menjadi wadah pembinaan generasi muda gereja secara lebih terarah dan terukur.
Mediator tim kerja, Andrias E. Tauruy, SE., menambahkan bahwa rapat lanjutan secara internal masih akan digelar untuk mematangkan keputusan strategis yang telah dibahas.
Pertemuan ini menjadi titik awal konsolidasi besar FGM-GKI di Tanah Papua menata ulang arah organisasi, memperkuat koordinasi, dan memastikan KLB akhir Februari berjalan sesuai mandat gereja.
Laporan: Sony Rumainum

















