Ditunjuk sebagai Ketua Komisi C DPRK Jayapura: M. Akbar Komitmen Kawal Hak Guru

Spread the love

Foto: Irfan / Muhammad Akbar, Ketua Komisi C DPRK Jayapura

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Muhammad Akbar, S.H., legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jayapura, resmi menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRK Jayapura yang membawahi bidang pendidikan, kesehatan, dan pariwisata.

Penetapan ini dilakukan melalui Rapat Paripurna Pengesahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRK Jayapura pada Rabu (8/1/2024), bertempat di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRK Jayapura, Kompleks Perkantoran Gunung Merah, Sentani, Papua. Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Jayapura, Ruddy Bukanaung.

Muhammad Akbar yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Bhinneka Tunggal Ika DPRD Kabupaten Jayapura kini didampingi oleh Bob Y. S. Banundi sebagai Wakil Ketua Komisi C dan Paskaria A. Wally sebagai Sekretaris Komisi C.

Dalam wawancara seusai penetapan, Akbar menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak guru dan tenaga pendidik di Kabupaten Jayapura.

“Kami siap menjalankan tugas Komisi C dengan penuh tanggung jawab. Fokus utama kami adalah mengawal dan membantu menyelesaikan persoalan guru, termasuk hak-hak mereka yang belum terpenuhi,” tegasnya.

Komisi C memiliki cakupan kerja luas, termasuk pendidikan, kesehatan, pariwisata, kepemudaan, olahraga, dan kebudayaan. Mitra kerja mereka meliputi Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, RSUD Youwari, dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Akbar mengakui, tantangan di awal masa jabatan ini cukup berat. Ia menyoroti gejolak yang terjadi sejak akhir 2024 hingga awal 2025, di mana banyak guru, tenaga kesehatan, pengusaha lokal, dan kepala kampung melakukan aksi protes di Kantor Bupati Jayapura, menuntut pembayaran hak-hak mereka.

“Demo yang dilakukan secara bersamaan menunjukkan ada persoalan serius dalam tata kelola keuangan pemerintah daerah. Sebagai wakil rakyat, kami akan merespons cepat masalah ini,” ujarnya.

Akbar menegaskan perlunya investigasi mendalam untuk mencari tahu penyebab hak-hak para guru dan tenaga pendidik tidak terbayarkan. Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dari pihak eksekutif.

“Kita perlu memastikan, apakah anggaran tersebut digeser atau digunakan untuk keperluan lain,” katanya.

Setelah pengesahan AKD, Komisi C bersama Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Tujuannya adalah mencari solusi konkret terhadap polemik ini.

“Yang namanya hak seseorang harus dibayarkan, terutama bagi mereka yang telah menjalankan kewajibannya. Ini soal keadilan,” ujar Akbar, pria asal Pangkep-Barru yang kini membawa harapan baru bagi masyarakat Jayapura.

Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, Akbar berharap dapat memberikan solusi terbaik bagi seluruh pihak terkait.

“Kami hadir untuk mendengar, mengawal, dan memastikan hak-hak masyarakat terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

(Fan)

Related Posts

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST., M.Sos., di ruang kerjanya, di Sentani.  Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu…

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Spread the love

Spread the loveFoto: Irfan| Tampak Kakanwil Kemenag Papua Pdt. Klemens Taran, S.Ag., didampingi Wabup Jayapura Haris Richard S. Yocku, SH., bersama ka kemenag Jayapura, Steven Wonmaly, S.Sos., MAP dan ketua…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani