Foto: Sony | Tampak Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, M.S., usai Sidang Akademik Program Pasca Sarjana Uncen menguji Disertasi Supriyanto, S.STP., M.AP., berlangsung di Hotel Horison Kotaraja, Selasa (31/3).
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih kembali melahirkan doktor baru di bidang ilmu pemerintahan. Supriyanto sukses meraih gelar doktor usai mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi yang digelar di Hotel Horison Kotaraja, Selasa (31/03/2026).
Dalam sidang akademik tersebut, Supriyanto mengangkat disertasi berjudul “Implementasi Kebijakan Pemilihan Kepala Pemerintahan Kampung Serentak di Kota Jayapura”. Kajian ini menyoroti praktik demokrasi lokal dalam konteks pemerintahan adat yang menjadi ciri khas Papua.
Penelitian yang dilakukannya tidak hanya mengulas pelaksanaan kebijakan, tetapi juga mengidentifikasi berbagai faktor pendukung dan penghambat di lapangan. Ia turut merumuskan model pemilihan kepala kampung yang dinilai relevan dengan semangat Otonomi Khusus Papua.
Ujian promosi tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Program Pascasarjana Uncen, dengan tim promotor yang dipimpin oleh Prof. Dr. Drs. Akbar Silo,M.S., sebagai promotor utama, didampingi Dr. Untung Muhdiarta,M.Si., dan Dr. Y.Gabriel Maniagasi,M.Si., sebagai ko-promotor.
Dalam penelitiannya, Supriyanto menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi dokumentasi guna memastikan data yang diperoleh komprehensif dan akurat.
Usai dinyatakan lulus, Supriyanto yang saat ini menjabat sebagai Penjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada berbagai pihak.
Ia mengaku keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Jayapura, pimpinan DPRK, jajaran OPD, serta civitas akademika Uncen.
Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga dan sahabat yang terus memberikan motivasi selama proses studi.
Sebagai alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Supriyanto juga mendapat dukungan dari rekan-rekan seangkatannya yang turut hadir dalam momen penting tersebut.
Ke depan, ia berharap ilmu yang diperolehnya dapat memberikan kontribusi nyata, baik bagi pembangunan di Tanah Papua maupun secara nasional.
“Harapan saya, kajian ini bisa bermanfaat untuk penguatan sistem pemerintahan kampung, tidak hanya di Papua, tetapi juga di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ujian promosi doktor tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sebagai bentuk syukur atas capaian akademik yang diraih.
Laporan: Sonny Rumainum

















