Dihujani Kritik, Haris Yocku: Itu Bahan Bakar Persidafon Bangkit

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Tampak Haris Richard S. Yocku, SH., Ketua Umum Persidafon Dafonsoro Jayapura ketika berbincang dengan Pelatih Persidafon Gerald Pangkali ketika mengunjungi homebase tim, Selasa (24/3) malam. 

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Ketua Umum Persidafon, Haris Richard Yocku, menegaskan bahwa kritik tajam, termasuk cibiran di media sosial, justru menjadi energi tambahan bagi tim untuk bangkit.

Pernyataan itu disampaikan menyusul berbagai reaksi publik usai dua laga terakhir Persidafon yang memicu pro dan kontra di kalangan suporter.

Menurutnya, dalam sepak bola, pujian dan kritik adalah hal yang tak terpisahkan.

“Sepak bola itu unik. Saat menang kita dipuji, saat kalah kita dihina. Itu biasa,” ujarnya.

Baca juga: Bungkus Waribo 2-0, HRY: Persidafon Harus Sapu Bersih Laga Sisa

Haris menilai, setiap kritik bahkan yang disampaikan dengan cara keras tetap memiliki nilai evaluasi bagi tim.

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin larut dalam sentimen negatif. Sebaliknya, semua komentar dijadikan pemicu untuk memperbaiki performa.

“Cacian dan makian itu kami jadikan motivasi. Itu yang membakar semangat kami untuk tampil lebih baik,” katanya.

Ia juga memastikan, Persidafon tidak akan membalas komentar negatif dengan cara yang sama. Fokus utama tim saat ini adalah pembenahan internal.

“Kalau dibalas, tidak akan ada perubahan. Lebih baik kami fokus kerja dan perbaiki diri,” tegasnya.

Di sisi lain, Haris mengungkapkan kabar yang ditunggu suporter. Persidafon akan segera merilis jersey terbaru dalam waktu dekat.

Baca juga: Persidafon Resmi Bangkit! Haris Yocku Tegaskan: Ini Simbol Harga Diri Orang Papua

Saat ini, tim masih menggunakan jersey yang ada karena kompetisi sudah berjalan.

“Jersey baru akan kami publikasikan. Targetnya akhir bulan ini atau awal bulan depan,” ungkapnya.

Ia menyebut, warna hitam dan putih tetap menjadi identitas utama Persidafon. Sementara variasi warna lain seperti biru dan merah akan digunakan sebagai alternatif.

“Hitam putih itu harga diri Persidafon. Itu tidak berubah,” katanya.

Selain itu, manajemen juga tengah menyiapkan galeri khusus untuk menampilkan atribut resmi tim sekaligus membuka peluang kerja sama dengan media.

Haris berharap, dukungan masyarakat terusmengalir, seiring semangat tim menjadikan kritik sebagai bahan bakar untuk bangkit di laga-laga berikutnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *