Datangi Ruang Ganti Usai Menang 3-0, Yunus Wonda Suntik Mental Persidafon dan Ingatkan Soal Sportivitas

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Tampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., didampingi Asisten 1 Setda, Gilbert Yakwart, S.STP., M.KP., ketika diwawancarai diruang ganti stadion Bas Youwe, usai memantau tim Persidafon, Senin (30/3). 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com Kemenangan meyakinkan Persidafon dengan skor 3-0 atas Persiweja dalam lanjutan Liga 4 Cenderawasih Karsa Piala Gubernur Papua tak hanya disambut meriah di lapangan, tetapi juga mendapat perhatian langsung dari Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, SH., MH.

banner 325x300

Laga yang digelar di Stadion Barnabas Youwe (SBY),Sentani, Senin (30/3/2026) sore itu menjadi momentum penting, bukan sekadar soal hasil akhir, tetapi juga semangat pembinaan atlet muda Papua.

Usai pertandingan, Yunus Wonda yang juga Pembina Persidafon langsung turun ke ruang ganti kedua tim.

Ia terlebih dahulu menyambangi skuad Persiweja untuk memberikan apresiasi, sebelum kemudian masuk ke ruang ganti Persidafon.

Di hadapan para pemain, pelatih, dan ofisial, Yunus Wonda memberikan ucapan selamat sekaligus suntikan motivasi kepada tim berjuluk Gabus Sentani ini, agar para pemain tetap fokus dan tidak cepat berpuas diri.

Baca juga: Persidafon Tancap Gas! Dua Gol Tanpa Balas, Gerald Akan Rotasi Skuad

Dalam keterangannya kepada wartawan, Yunus Wonda menegaskan bahwa turnamen ini bukan semata-mata soal kemenangan, tetapi menjadi wadah penting dalam mencetak generasi baru pesepak bola Papua.

Menurutnya, kompetisi Liga 4 harus dimanfaatkan sebagai ruang pencarian bakat dari berbagai daerah, guna memastikan keberlanjutan prestasi sepak bola di Papua.

“Ini bukan hanya soal menang. Kita ingin melihat bibit-bibit muda yang bisa berkembang ke depan. Harus ada regenerasi pemain dari setiap kabupaten,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap tim, khususnya tuan rumah, memiliki tanggung jawab menjaga nama baik daerah. Karena itu, sportivitas harus menjadi prinsip utama dalam setiap pertandingan.

“Kita punya dua tanggung jawab, yakni meraih kemenangan dan menjaga nama baik sebagai tuan rumah. Harus jadi contoh bagi tim lain,” tegasnya.

Meski meraih kemenangan telak, Yunus Wonda tetap mengingatkan para pemain untuk menjaga sikap rendah hati dan tidak larut dalam euforia.

“Kemenangan tidak boleh membuat kita sombong. Tetap rendah hati dan terus bekerja keras,” pesannya.

Tak hanya kepada pemain, ia juga menyoroti peran penonton dalam menjaga kondusivitas pertandingan.

Yunus Wonda menegaskan bahwa tindakan tidak sportif dari suporter, seperti melempar botol ke lapangan, tidak akan ditoleransi.

Ia memastikan aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap oknum yang mengganggu jalannya pertandingan.

“Kami ingin pertandingan berjalan aman dan tertib. Siapa pun yang merusak suasana akan langsung diamankan,” ujarnya.

Dengan komitmen tersebut, Yunus Wonda berharap turnamen ini mampu menjadi ajang pembinaan yang sehat sekaligus mempererat persatuan antar daerah di Papua.

“Tujuan kita jelas, membina dan menyiapkan masa depan sepak bola Papua yang lebih baik,” tutupnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *