Foto: Irfan / Bupati Jayapura bersama Wabup, Sekda, dan unsur Forkompimda usai pelantikan pejabat di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani.
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., kembali melantik sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Rabu (30/4/2025).
Sebanyak 13 pejabat dilantik, terdiri dari lima pejabat eselon II dan III, serta delapan pejabat yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala dinas, kepala badan, dan kepala bagian. Pelantikan ini merujuk pada SK Bupati Jayapura Nomor 800.1.3.3 – 40 tentang rotasi, mutasi, dan pengangkatan pejabat di lingkungan Pemkab Jayapura.
Dua kepala dinas yang dilantik di antaranya Elisa Yarusabra, dari Kepala DPMK menjadi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan Kori Simbolon, dari Kabid Kedaruratan BPBD menjadi Kepala Dinas Sosial.
Perubahan juga terjadi pada posisi sekretaris dinas dan kepala bidang. Edward H. M. Sihotang dilantik sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Yonny Torot sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, dan Herman Julian Agus sebagai Kabid Anggaran di BPKAD.
Sementara itu, delapan pejabat lainnya ditunjuk sebagai Plt untuk mengisi posisi strategis. Mereka adalah:
– Amelia Ondikeleuw – Plt Kepala Dinas Pendidikan
– Fredy Walli – Plt Kepala Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kawasan Permukiman
– Erni Kallem – Plt Kepala BKPSDM
– Agus Salim Korwa – Plt Kepala Dinas PUPR
– Taben Gurik – Plt Kepala DPMK
– Adriana Bunga – Plt Kepala Dinas TPH
– Jefri Hendry Pouw – Plt Kepala Satpol PP
– Yorem Wanimbo – Plt Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda
Dalam sambutannya, Bupati Yunus Wonda menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran dan evaluasi kinerja untuk mempercepat pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Ini adalah pelantikan kedua setelah yang dilakukan pada Jumat (25/4). Ke depan, saya juga akan mengevaluasi pejabat eselon III dan IV, terutama yang sudah menjabat lebih dari lima tahun atau menunjukkan kinerja kurang optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, penunjukan Plt dilakukan agar tidak terjadi kekosongan dalam pelayanan masyarakat. “Kita harus memastikan pelayanan tetap berjalan, roda pemerintahan tidak boleh terhenti,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri, menyusun program kerja, memahami tugas pokok dan fungsi, serta menerapkan efisiensi anggaran.
“Bangun komunikasi yang baik dengan staf, karena keberhasilan seorang pimpinan tidak lepas dari dukungan staf. Hindari pola pikir copy-paste, tingkatkan koordinasi dan inovasi,” pesan Yunus Wonda.
Pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara serta pengambilan sumpah dan janji jabatan oleh pejabat yang dilantik.
Laporan: Irfan

















