Foto: Istimewa / Tampak Bupati Jayapura Yunus Wonda dan Wabup Haris Yocku beserta pimpinan OPD saat meninjau sejumlah instansi pemerintah di Sentani, Selasa (6/5).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja — Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Haris Richard S. Yocku, S.H., menegaskan larangan keras bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan kawasan perkantoran sebagai tempat pembuangan sampah sementara (TPS).
Penegasan tersebut disampaikan usai keduanya meninjau langsung tumpukan sampah di area perkantoran Pemkab Jayapura, Senin (5/5/2025), didampingi sejumlah kepala OPD dan staf teknis.
“Ke depan, jangan lagi buang sampah di sekitar kantor seperti ini,” tegas Bupati Yunus Wonda saat melihat langsung kondisi tersebut.
Ia menyampaikan bahwa sejak awal menjabat, dirinya bersama Wabup Haris telah berkomitmen untuk menata kebersihan seluruh ruang kerja, halaman, dan lingkungan perkantoran. Komitmen itu harus dijalankan oleh seluruh ASN di setiap dinas, badan, dan instansi di lingkungan Pemkab Jayapura.
“Beberapa hari lalu saya masih melihat sampah dibuang sembarangan di area kantor. Karena itu, setelah apel pagi kami langsung turun meninjau. Harapannya, lokasi ini tidak lagi digunakan sebagai tempat pembuangan sampah,” katanya.
Menurut Bupati Yunus, jika perilaku tersebut dibiarkan, maka akan menjadi kebiasaan buruk. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta lebih peka terhadap komitmen menjaga kebersihan lingkungan kantor.
“Percuma pimpinan bicara soal kebersihan kalau internal kita sendiri tidak memberi contoh yang baik,” tandasnya.
Ia menambahkan, kawasan kantor adalah wajah pemerintah daerah yang seharusnya mencerminkan kedisiplinan dan kesadaran lingkungan, bukan malah menjadi titik timbunan sampah.
“Jangan jadikan area kantor sebagai TPS. Itu bukan tempat sampah, tapi lingkungan kerja kita,” ujarnya dengan nada serius.
Bupati Yunus juga mengingatkan, upaya menjaga kebersihan tidak hanya bicara tentang ruang publik di luar sana, tapi harus dimulai dari dalam, dari lingkungan kerja pemerintah itu sendiri.
“Kalau kita tidak menjaga kebersihan di dalam, jangan harap bisa bicara soal kebersihan di luar,” pungkasnya.
Laporan: Irfan

















