Bupati Jayapura Janjikan Insentif bagi Ondofolo dalam Tatap Muka dengan Pemangku Adat

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa / Bupati Jayapura Yunus Wonda, didampingi Wabup Haris Yocku, saat memberikan sambutan di Pendopo Adat (Obhe) Heleybhey Wabhouw, Kampung Sereh,(25/3).

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Setelah resmi dilantik oleh Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jayapura periode 2025-2030, Yunus Wonda dan Haris Richard S. Yocku menggelar pertemuan dengan para pemangku adat se-Kabupaten Jayapura.

banner 325x300

Pertemuan yang bertajuk “Sehelai Papeda bersama Ondofolo/Ondoafi se-Kabupaten Jayapura” ini berlangsung di Pendopo Adat (Obhe) Heleybhey Wabhouw, Kampung Sereh, Distrik Sentani, pada Selasa (25/3).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yunus Wonda menjanjikan pemberian insentif bulanan kepada para Ondofolo dan Ondoafi sebagai bentuk penghormatan terhadap peran mereka dalam menjaga adat dan masyarakat.


Insentif bagi Ondofolo sebagai Penghormatan Adat

Bupati Yunus Wonda menegaskan bahwa selama ini peran Ondofolo dan Ondoafi sering kali hanya dianggap sebagai “pemadam kebakaran” dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

Padahal, menurutnya, pemangku adat memiliki nilai dan peran yang sangat penting dalam kehidupan sosial di Kabupaten Jayapura.

“Selama lima tahun ke depan, kami akan memberikan insentif kepada para Ondofolo dan Ondoafi setiap bulan. Besaran insentif ini tetap menjadi kewenangan pemerintah,” ujar Yunus Wonda.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menempatkan adat sebagai prioritas dalam kebijakan pemerintahan.

“Saya akan menempatkan tatanan adat di atas segalanya di Kabupaten Jayapura. Ini bukan sekadar janji, tetapi komitmen yang akan kami jalankan,” tegasnya.


Membangun Jayapura dengan Semangat Kebersamaan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yunus Wonda juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk para pemangku adat, untuk bersatu dalam mendukung jalannya pemerintahan.

Mantan Ketua DPR Papua itu menekankan bahwa setelah pemilihan usai, saatnya bekerja bersama untuk membangun Kabupaten Jayapura.

“Pertandingan sudah selesai, begitu pula tugas tim sukses. Sekarang, kami adalah milik semua masyarakat. Kami akan membangun dengan hati dan kasih, tanpa membedakan suku maupun agama,” ujarnya.

Yunus Wonda juga mengungkapkan bahwa sebelum dirinya dan Wakil Bupati Haris Richard S. Yocku mulai bekerja di Kantor Bupati, mereka harus terlebih dahulu meminta izin dan restu dari masyarakat adat.

“Kami bersyukur karena telah diterima dengan baik oleh masyarakat adat Kabupaten Jayapura. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan,” pungkasnya.

Laporan: Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *