Foto: Roy / Bupati dan wabup Jayapura, Yunus Wonda dan Haris Richard Yocku usai putusan MK, (24/2)
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Bupati dan Wakil Bupati Jayapura terpilih periode 2025-2030, Yunus Wonda dan Haris Richard S. Yocku, berencana menggelar syukuran bersama masyarakat usai pelantikan mereka.
Namun, mereka menegaskan bahwa perayaan ini harus berlangsung dengan tertib tanpa arak-arakan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Acara syukuran tersebut akan digelar di salah satu gereja GIDI di sekitar Gunung Merah, lokasi Kantor Bupati Jayapura. Wakil Bupati terpilih, Haris Yocku, menegaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi ajang ucapan terima kasih kepada masyarakat, khususnya para pendukung dan simpatisan, melalui tradisi bakar batu dan prosesi adat lainnya.
Larangan Arak-arakan dan Minuman Keras Haris Yocku mengimbau seluruh pendukung untuk tidak membawa senjata tajam, mengonsumsi minuman keras, atau melakukan arak-arakan.
Ia menegaskan bahwa ketertiban selama prosesi pelantikan dan syukuran harus dijaga demi menghormati momentum sakral tersebut.
“Kami sudah sepakat bahwa pelantikan dan syukuran akan dilaksanakan di hari yang sama. Tidak ada acara syukuran yang terpisah di hari lain, kecuali kunjungan perdana ke Distrik Airu usai pelantikan,” jelasnya.
Fokus Membangun Kabupaten Jayapura Mantan Wakil Ketua Biro DPW PAN Papua periode 2015-2020 ini menekankan bahwa proses Pilkada telah berakhir dan saatnya bersatu membangun Kabupaten Jayapura.
Ia mengajak semua pihak yang telah terlibat dalam pemenangan untuk bersama-sama mendukung kepemimpinan baru.
“Kami akan bekerja memenuhi janji kampanye kami. Syukuran ini akan kami pusatkan di satu tempat, dan setelah serah terima jabatan di DPRK Jayapura, kami akan langsung melaksanakan syukuran tersebut,” ujarnya.
Prosesi Adat di Heleybhey Obhe Selain syukuran, Bupati dan Wakil Bupati Jayapura juga akan mengikuti prosesi adat di Heleybhey Obhe, Kampung Sereh. Mereka akan meminta restu dari para pemangku adat sebelum resmi bekerja untuk masyarakat Jayapura.
“Kami tidak akan diarak, tetapi akan hadir untuk mengikuti prosesi adat dengan durasi yang singkat karena agenda kami cukup padat,” kata Haris Yocku.
Setelah prosesi adat, pasangan pemimpin baru Kabupaten Jayapura ini akan menuju Kantor DPRK Jayapura untuk sidang paripurna serah terima jabatan.
“Setelah pelantikan, kami juga akan berhenti sejenak di RM Yougwa untuk makan siang sebelum menuju Sentani. Penyambutan akan dilakukan secara adat dengan tarian dan pemberkatan oleh para pemangku adat,” tambahnya.
Haris Yocku menegaskan bahwa mereka akan meminta izin kepada para kepala suku dan pemuka adat untuk mulai bekerja membangun Kabupaten Jayapura selama lima tahun ke depan.
“Lewat prosesi adat ini, kami ingin menunjukkan penghormatan kepada tradisi dan budaya lokal sebelum menjalankan tugas kami sebagai pemimpin daerah,” pungkasnya.
Laporan: Irfan

















