Akses Laut Dibuka, Warga Waropen Atas Sambut KM Cantika Lestari di Dermaga Yaripai

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Luis Awantano | Tampak Dermaga Yaripai, berdiri Nikodemus KamareaFrans Esau BeruYulius Kamarea, dan Sekretaris Kampung Bariwaro Natanyel Beru, Sabtu (17/5/25).

banner 325x300

Kasonaweja, jurnalmamberamofoja.com – Harapan baru konektivitas wilayah barat Kabupaten Mamberamo Raya akan terasa. Pelayaran perdana KM Cantika Lestari 88, jalur transportasi laut kini resmi melayani tiga distrik di bagian barat, yakni Sawai, Benuki, dan Waropen Atas, melintasi Poiwai, Bariwaro, Waren Kabupaten Waropen hingga menuju Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Program konektivitas yang digagas Bupati Mamberamo Raya, Roby Rumansara, SP.,MH., bersama jajaran pemerintah daerah ini disambut antusias masyarakat, khususnya di Distrik Waropen Atas. Kehadiran kapal tersebut dinilai membuka ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus memperpendek isolasi antarwilayah.

Frans Esau Beru, Kepala Kampung Bariwaro (tengah)

Kepala Kampung Bariwaro, Frans Esau Beru, menyampaikan bahwa Dermaga Yaripai telah dipersiapkan secara gotong royong oleh aparat kampung dan masyarakat. Dermaga tersebut siap menyambut kedatangan KM Cantika Lestari maupun kapal perintis serta kapal barang lainnya.

“Kami sudah siapkan dermaga juga Penyambutan akan dilakukan secara sederhana sebagai bentuk sukacita masyarakat,” ujar Frans kepada jurnalmamberamofoja, Rabu pagi (4/3).

Baca juga: Akhirnya Kapal Cantika Lestari Masuk Wilayah Barat Mamberamo Raya, Bupati RR: Kita Masih Bisa Hemat

Ia menjelaskan, pelayaran perdana KM Cantika Lestari 88 akan singgah di pesisir Poiwai, kemudian merapat di Dermaga Yaripai Kampung Bariwaro sebelum melanjutkan perjalanan ke Waropen dan Serui.

Menurutnya, pembukaan akses laut ini membawa dampak positif bagi perekonomian warga. Masyarakat berencana memanfaatkan aktivitas sandar kapal dengan berjualan makanan dan kebutuhan lainnya di sekitar Dermaga Yaripai.

Selain itu, kondisi Sungai Yaripai di sekitar dermaga disebut cukup aman dari sisi kedalaman untuk disandari kapal Cantika Lestari, sehingga aspek teknis pelayaran dinilai mendukung keberlanjutan program tersebut.

Frans berharap program konektivitas laut yang
digalakkan pemerintah daerah dapat berjalan konsisten dan berkesinambungan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di wilayah pesisir dan pedalaman bagian barat Mamberamo Raya.

Laporan: Luis Awantano

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *