Foto: Sony | Tampak Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., disela Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 1 DPW PAN Provinsi Papua
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Partai Amanat Nasional (PAN) Papua mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Seluruh kader diminta memperkuat konsolidasi organisasi, turun ke tengah masyarakat, dan bekerja nyata untuk mewujudkan target masuk tiga besar perolehan suara.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Wilayah DPW PAN Papua, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., saat menutup Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I DPW PAN Provinsi Papua, Senin malam (24/8/2026), di salah satu hotel di kawasan Kotaraja, Kota Jayapura.
Penutupan Rakerwil ditandai dengan persiapan penandatanganan berita acara dan fakta integritas kader sebagai tindak lanjut dari berbagai rekomendasi dan keputusan yang dihasilkan melalui pleno selama pelaksanaan Rakerwil.
Rustan Saru mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian Rakerwil I PAN Papua berlangsung aman, tertib dan lancar. Ia menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat barisan partai sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi agenda politik mendatang.
Menurut Rustan, target PAN Papua untuk menembus tiga besar pada Pemilu 2029 tidak cukup hanya diwacanakan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja politik yang terukur dan konsolidasi seluruh kader.
“Karena itu, untuk menuju tiga besar, harus ada konsolidasi seluruh kader Partai PAN secara bersama-sama,” tegas Rustan.
Ia meminta seluruh kader mulai bekerja sejak sekarang dengan menyatukan tekad dan membangun kekuatan hingga tingkat akar rumput.
“Kita harus satukan tekad bersama di lapangan dan mampu menerjemahkan setiap usaha kita mulai dari sekarang,” ujarnya.
Kader yang Ingin Maju Caleg Harus Persiapkan Diri
Selain konsolidasi organisasi, Rustan secara khusus meminta kader yang berniat maju sebagai calon legislatif pada Pemilu 2029 agar mempersiapkan diri sejak dini.
Ia menekankan bahwa seorang calon legislatif tidak cukup hanya memiliki ambisi politik, tetapi harus mempunyai kapasitas, kapabilitas, keberanian serta kedekatan dengan masyarakat.
“Bagi kader-kader yang ingin maju sebagai caleg, mulai dari sekarang harus mempersiapkan diri lebih awal. Lewati bulan demi bulan, tahun demi tahun. Kalau ingin berani maju, persiapkan diri. Kalau merasa ragu, lebih baik mundur,” tegasnya.
Rustan mendorong para kader untuk aktif turun ke masyarakat dan memahami langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga. Menurutnya, kerja politik harus dibangun melalui kehadiran dan kepedulian nyata, bukan hanya ketika tahapan pemilu dimulai.
Salah satu persoalan yang disorot adalah masih adanya masyarakat kurang mampu yang belum memiliki akses jaminan kesehatan, termasuk kepesertaan BPJS Kesehatan.
“Kita harus turun ke masyarakat akar rumput, mencari solusi terhadap persoalan-persoalan sosial yang mereka hadapi sekarang, misalnya masyarakat yang belum mempunyai BPJS Kesehatan karena keterbatasan ekonomi,” tuturnya.
Ia juga meminta kader PAN membangun komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat, mulai dari paguyuban, ondoafi, kepala kampung, kepala suku, tokoh agama hingga masyarakat ekonomi lemah.
“Kita harus merebut simpati masyarakat kecil dan merebut hati mereka sehingga mereka menjadi bagian dari kekuatan dan basis militan PAN,” tandas Rustan.
Kader PAN Diminta Pahami Karakter Masyarakat Papua
Lebih lanjut, Rustan mengingatkan seluruh kader agar memahami karakter sosial dan budaya masyarakat Papua. Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi masyarakat menjadi modal penting untuk membangun kekuatan PAN dari tingkat DPC, DPD hingga DPW.
“Kita harus melihat secara sosial dan budaya karakter masyarakat kita. Capaian menuju tiga besar harus dibangun dengan melihat kembali kekuatan kita, baik pada tingkat pemilu kota dan kabupaten, provinsi, maupun pusat,” katanya.
Ia berharap seluruh hasil Rakerwil I tidak berhenti sebagai dokumen rekomendasi, melainkan segera diterjemahkan menjadi program kerja dan gerakan konsolidasi di seluruh jajaran PAN Papua.
Dengan memperkuat konsolidasi, meningkatkan kapasitas kader dan membangun kedekatan dengan masyarakat, PAN Papua optimistis dapat meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.
Selain membidik posisi tiga besar, Rustan menegaskan PAN Papua juga menargetkan dapat mengantarkan kadernya memperoleh kursi di DPR RI.
“Paling tidak kita harus mempunyai satu kursi pada DPR RI,” tutupnya.
Laporan: Sonny Rumainum


















