Foto: Irfan | Nampak Origenes Kawai, Tokoh Adat Papua yang juga Ondoafi Kampung Bambar, ketika memberikan keterangan pers ketika di temui di Sentani, Jumat (14/8) siang.
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Tokoh adat Papua asal Sentani, Origenes Kawai, mengajak masyarakat Kabupaten Jayapura memperkuat persatuan, toleransi dan kebersamaan menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ajakan tersebut disampaikan Kawai yang juga Ondoafi Kampung Bambar dan anggota DPR Papua terkait kegiatan budaya yang akan digelar Sabtu (15/8/2026).
Menurut Kawai, kegiatan tersebut digagas pemuda bersama Dewan Adat Suku (DAS) dan berbagai paguyuban sebagai ruang untuk mempertemukan masyarakat dalam suasana persaudaraan, tanpa membedakan suku maupun latar belakang.
“Saya hadir karena mereka mengundang saya untuk membuka acara. Intinya pemuda harus bersatu. Siapapun engkau, dari mana sukumu, kita ada di sini di Kabupaten Jayapura dengan motto Kenambai Umbai,” kata Kawai, Jumat (14/8/2026).
Ia menilai semangat Kenambai Umbai harus menjadi landasan dalam menjaga persatuan masyarakat Kabupaten Jayapura. Perbedaan pendapat, kata dia, merupakan hal wajar dalam demokrasi dan harus diselesaikan melalui dialog.
“Sekalipun ada perbedaan pendapat, itu wajar. Mereka harus duduk bicara dan mencari jalan yang terbaik,” ujarnya.

Baca juga: Anggota DPR Papua Siap Kawal Aspirasi Dewan Adat Sentani Masuk Rancangan Perdasus
Kawai menjelaskan, kegiatan 15 Agustus sebelumnya direncanakan dalam bentuk karnaval di jalan. Namun, setelah mempertimbangkan berbagai kondisi dan arahan yang diterima, konsep tersebut dialihkan menjadi kegiatan budaya di lapangan.
Masyarakat dan berbagai paguyuban akan menampilkan nyanyian, musik tradisional, tifa, tambur serta kesenian khas masing-masing.
“Kami akan datang hanya sebatas menunjukkan di lapangan. Kami tidak di jalan. Setelah acara mungkin menyanyi, tifa, tambur dan budaya masing-masing, selesai makan lalu bubar,” jelasnya.
Kawai menegaskan kegiatan tersebut bukan untuk menunjukkan keunggulan kelompok tertentu, melainkan memperlihatkan kekayaan budaya dan keberagaman masyarakat Kabupaten Jayapura.
“Semua kita adalah masyarakat Kabupaten Jayapura. Kita harus tunjukkan bahwa di kabupaten ini kita memiliki toleransi umat beragama,” katanya.
Ia berharap kegiatan berlangsung aman dan sederhana serta tidak menimbulkan persoalan baru. Masyarakat juga diajak menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai ruang mempererat persaudaraan.
“Budaya kita itu budaya yang paling hebat: saling mengasihi, saling menolong, saling menghargai. Mari kita tunjukkan itu,” pungkas Kawai.
Laporan: M. Irfan


















