Foto: istimewa | Tampak suasana pertemuan Pemprov Papua di wakili oleh Kepala Bapperida dan Kepala Dinas Perhubungan serta Pemkab Mamberamo Raya diwakili oleh Plt. Sekda juga sejumlah kepala OPD teknis, Selasa (23/6).
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Upaya mempercepat pembangunan di Kabupaten Mamberamo Raya mulai ditindaklanjuti Pemerintah Provinsi Papua. Sejumlah program prioritas yang menjadi catatan saat kunjungan kerja Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., kini mulai diselaraskan melalui rapat koordinasi bersama pemerintah kabupaten dan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, Selasa (23/6).
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Mamberamo Raya, Frangky G. Lilihata, S.T., M.Si., mengatakan perhatian Pemerintah Provinsi Papua terhadap daerahnya tidak hanya tertuju pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas pelayanan dasar dan penguatan sektor ekonomi masyarakat.
Menurutnya, salah satu hasil evaluasi Gubernur Papua saat turun langsung ke Mamberamo Raya adalah masih terbatasnya sarana pelayanan kesehatan di sejumlah distrik. Karena itu, pemerintah provinsi memberikan perhatian terhadap peningkatan fasilitas kesehatan, termasuk renovasi dan pembangunan kembali sejumlah puskesmas yang kondisinya dinilai belum memadai.
“Pelayanan kesehatan menjadi salah satu yang mendapat perhatian serius. Ada beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki agar masyarakat di distrik-distrik dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik,” kata Frangky.
Baca juga: Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan, di Papua Ada Lima Ruas Strategis Mulai Beroperasi
Selain itu, pemerintah juga melihat sektor pertanian sebagai potensi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Program pengembangan pertanian melalui cetak sawah dan budidaya jagung di Distrik Dabra, Trimuris, hingga Kasonaweja menjadi bagian dari pembahasan dalam rapat sinkronisasi tersebut.
Frangky menilai Mamberamo Raya memiliki lahan yang cukup luas dan potensial untuk dikembangkan. Oleh sebab itu, pemerintah daerah ingin memanfaatkan peluang pasar yang tersedia, termasuk kebutuhan bahan baku pakan ternak yang saat ini mulai berkembang di Kota Jayapura.
“Kami ingin masyarakat memperoleh manfaat ekonomi secara langsung. Potensi jagung dan komoditas lainnya harus mampu menjawab kebutuhan pasar sehingga petani memiliki kepastian dalam memasarkan hasil produksinya,” ujarnya.
Baca juga: Pemprov Papua Tindaklanjuti Kunker Gubernur, Tiga Ruas Jalan Mamberamo Raya Masuk Prioritas
Pada sektor infrastruktur, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten juga menyepakati percepatan pembangunan konektivitas wilayah. Tiga ruas jalan yang menjadi prioritas yakni Kasonaweja-Trimuris, Simpang Kenari-Lingkar Danau Bira, serta ruas Eri-Sikari.
Keberadaan akses jalan tersebut dinilai penting untuk membuka keterisolasian sejumlah wilayah sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sementara pada sektor perikanan, Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua dalam penyediaan pasokan listrik untuk kawasan Kampung Nelayan Merah Putih yang menjadi bagian dari program strategis nasional.
Frangky mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Papua yang langsung menggelar rapat sinkronisasi pascakunjungan Gubernur Matius Fakhiri. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting agar berbagai kebutuhan pembangunan di Mamberamo Raya dapat diwujudkan secara bertahap.
Rapat yang dipimpin Plt Sekda Papua Christian Sohilait, S.T., M.Si., tersebut turut dihadiri Kepala Bapperida Provinsi Papua Muflih Musaad, S.Sos., Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Matius Hartono Wally, S.IP., serta sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Mamberamo Raya dari sektor perhubungan, pertanian, perikanan, dan PUPR.
Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Provinsi Papua berharap percepatan pembangunan di Mamberamo Raya dapat semakin merata, sehingga masyarakat di wilayah utara Papua itu dapat menikmati pelayanan kesehatan yang lebih baik, akses infrastruktur yang memadai, serta peningkatan kesejahteraan melalui sektor pertanian dan perikanan.
Laporan: Roy Hamadi

















