Bawa Nama Papua, Kontingen Kabupaten Jayapura Ikuti Semua Lomba di PENAS XVII Gorontalo

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak para peserta Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ketika mengikuti Pekan Nasional (PENAS) XVII 2026 di Provinsi Gorontalo 20-25 Juni. 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Kabupaten Jayapura menunjukkan keseriusannya dalam mendorong kemajuan sektor pertanian, perikanan dan UMKM dengan mengirimkan 65 peserta pada Pekan Nasional (PENAS) XVII Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo.

banner 325x300

Ajang nasional yang berlangsung pada 20-25 Juni 2026 itu diikuti sekitar 10 ribu peserta dari seluruh Indonesia dan dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, didampingi Menteri Pertanian RI, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Kepala Badan Karantina Indonesia serta jajaran KTNA Nasional dan kepala daerah se-Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KTNA Kabupaten Jayapura, Kolombus Bonyadone, mengatakan kontingen yang diberangkatkan terdiri dari petani, nelayan, pelaku UMKM, tenaga penyuluh, serta perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami hadir penuh di PENAS XVII dengan kekuatan 65 orang. Mereka terdiri dari peserta utama, yakni petani, nelayan dan pelaku UMKM, ditambah tenaga pendamping dan OPD terkait. Kontingen Kabupaten Jayapura menjadi yang terbesar dari Provinsi Papua,” ujar Kolombus Bonyadone saat dihubungi, Senin (22/6/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kontingen dapat berpartisipasi pada perhelatan nasional tersebut.

Baca juga: Kabupaten Jayapura Harumkan Papua, Raih Juara III di Ajang Pra Penas KTNA 2025

Menurutnya, keikutsertaan dalam PENAS bukan hanya untuk menghadiri kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi daerah melalui pameran dan mengikuti seluruh cabang perlombaan yang digelar panitia.

“Kami mengikuti semua kategori lomba yang ada, mulai dari Temu Profesi, Temu Wirausaha, Temu Karya, Unjuk Tangkas hingga Asah Terampil. Ini menjadi kesempatan bagi Kabupaten Jayapura untuk menunjukkan potensi yang dimiliki sekaligus belajar dari daerah lain yang sudah maju,” katanya.

Kolombus optimistis peserta dari Kabupaten Jayapura mampu bersaing dan masuk dalam daftar juara. Hasil perlombaan, kata dia, masih menunggu pengumuman resmi dari panitia PENAS XVII.

Selain mengejar prestasi, lanjutnya, kehadiran para petani, nelayan dan pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut bertujuan memperluas wawasan, bertukar pengalaman serta mempelajari inovasi dan teknologi terbaru yang dapat diterapkan di Kabupaten Jayapura.

“Harapan kami, seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PENAS dapat dibawa pulang dan diterapkan di daerah masing-masing. Dengan begitu, petani, nelayan dan pelaku UMKM di Kabupaten Jayapura semakin maju dan mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia,” ungkapnya.

Kolombus menegaskan, KTNA merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi masyarakat berbasis pertanian, perikanan dan usaha mikro.

“Kami berharap keberadaan KTNA semakin mendapat perhatian pemerintah daerah. Bersama petani, nelayan dan pelaku UMKM, kami siap menjadi motor perubahan dan ikut berkontribusi dalam memajukan Kabupaten Jayapura,” pungkasnya.

PENAS XVII KTNA Tahun 2026 berlangsung di Provinsi Gorontalo pada 20-25 Juni 2026 dan menjadi ajang pertemuan nasional bagi petani dan nelayan dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengalaman, memperluas jaringan, serta mempelajari berbagai inovasi dan teknologi terbaru di bidang pertanian dan perikanan.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *