Foto: Irfan | Tampak pelatihan peningkatan SDM pelayanan publik oleh Franitz Felle staf Bank Mandiri cabang Sentani, Rabu (13/5).
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Salah satunya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura menggandeng Bank Mandiri area Jayapura bersama cabang Sentani Kemiri, guna mengadakan pelatihan pelayanan prima bagi pegawai pelayanan terpadu di Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (13/5/2026).
Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam memberikan pelayanan yang profesional, ramah, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kepala Kantor Cabang Bank Mandiri Kemiri Sentani, Amelin Desy Conny Lumopo, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari kerja sama peningkatan kualitas layanan publik yang telah dirancang sejak awal tahun.
Menurutnya, Bank Mandiri membagikan pengalaman dan standar pelayanan yang selama ini diterapkan di sektor perbankan agar dapat diadaptasi dalam pelayanan publik di PTSP Kabupaten Jayapura.
“Harapannya pegawai di loket pelayanan terpadu bisa menerapkan pelayanan yang lebih baik, sehingga masyarakat merasa nyaman dan mendapatkan layanan maksimal,” ujarnya.
Baca juga: HUT ke-28, Bank Mandiri Kerahkan Ribuan Pendonor: 2.800 Kantong Darah Terkumpul
Amelin menjelaskan, materi pelatihan tidak hanya membahas prosedur pelayanan administrasi, tetapi juga menitikberatkan pada perubahan pola pikir dalam melayani masyarakat, customer experience, etika komunikasi, bahasa tubuh, hingga kenyamanan fasilitas pelayanan.
Ia menilai kualitas pelayanan yang baik harus mampu membuat masyarakat merasa dihargai sejak pertama kali datang ke kantor pelayanan.
“Di perbankan, pelayanan menjadi hal utama. Karena itu kami berbagi pengalaman bagaimana menghadirkan pelayanan yang nyaman dan profesional kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengungkapkan peningkatan kualitas SDM menjadi perhatian utama dalam pembenahan pelayanan publik di lingkungan instansi yang dipimpinnya.
Setelah melakukan evaluasi internal, kata Gustaf, masih ditemukan sejumlah kekurangan, mulai dari etika pelayanan, komunikasi pegawai, hingga penampilan saat melayani masyarakat.
“Selama ini standar pelayanan masih berjalan biasa-biasa saja dan sebagian besar dilakukan secara autodidak. Karena itu peningkatan kapasitas SDM menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Ia menjelaskan kerja sama dengan Bank Mandiri dilakukan setelah pihaknya berkonsultasi dengan Kementerian Investasi/BKPM terkait penguatan pelayanan publik di daerah. Dari hasil konsultasi tersebut, Bank Mandiri direkomendasikan sebagai mitra pendamping peningkatan kapasitas pelayanan.
Baca juga: Rp1 Miliar Dana Otsus Digelontorkan, DPMPTSP Jayapura Genjot 4 Program Strategis untuk OAP
Tak hanya fokus pada pelayanan publik, kolaborasi tersebut juga direncanakan akan diperluas untuk mendukung pengembangan UMKM di kampung-kampung melalui akses pembiayaan perbankan, termasuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Kami juga akan melibatkan Bank Mandiri turun langsung ke kampung-kampung untuk mendukung pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan usaha,” ujarnya.
Selain pelatihan SDM, Pemkab Jayapura juga mulai melakukan berbagai pembenahan pelayanan publik, seperti penyediaan survei kepuasan masyarakat, pengembangan layanan pengaduan, hingga rencana pembentukan call center pelayanan.
Gustaf berharap langkah tersebut mampu melahirkan inovasi baru dalam pelayanan publik serta meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah daerah.
Laporan: M. Irfan

















