Foto: Irfan | Tampak Asisten II Setda Bidang Perekonomian, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos.,MKP., memimpin pertemuan Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Jayapura persiapan Pekan Nasional (Penas) XVII 2026.
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) mulai memantapkan langkah menghadapi Pekan Nasional (Penas) XVII Tahun 2026 dengan menggelar rapat pembentukan panitia dan persiapan kontingen.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP., di Aula Lantai I Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kamis, 23 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian awal konsolidasi menjelang keikutsertaan Kabupaten Jayapura dalam ajang nasional yang akan berlangsung di GOR David Tony Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada 20–25 Juni 2026.
Turut hadir dalam rapat tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KTNA Kabupaten Jayapura Kolombus Bonyadone, serta perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Peternakan dan Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, hingga Dinas Ketahanan Pangan.
Plt Ketua KTNA Kabupaten Jayapura, Kolombus Bonyadone, menjelaskan bahwa rapat awal ini difokuskan pada pembentukan struktur panitia serta kesiapan teknis dari masing-masing OPD dalam mendukung keikutsertaan daerah.
“Hasil pertemuan ini akan kami laporkan kepada Sekda untuk ditindaklanjuti melalui penyusunan struktur panitia, penerbitan SK, serta penetapan Ketua Kontingen Penas Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Baca juga: Kabupaten Jayapura Harumkan Papua, Raih Juara III di Ajang Pra Penas KTNA 2025
Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali menggelar rapat lanjutan guna memastikan kesiapan peserta, dukungan anggaran, serta koordinasi lintas sektor berjalan optimal.
Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP., menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Jayapura dalam Penas XVII bukan sekadar partisipasi, melainkan bagian dari strategi memperkuat posisi daerah dalam sektor pertanian dan perikanan.
Menurutnya, momentum ini sejalan dengan visi nasional menuju Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045.
“Melalui semangat ‘Kasih Mempersatukan Perbedaan’, kita ingin memastikan bahwa kontingen Kabupaten Jayapura benar-benar siap dan mampu menunjukkan potensi daerah di tingkat nasional,” katanya.
Ia memastikan, Kabupaten Jayapura akan mengirim satu kontingen resmi yang akan berpartisipasi dalam berbagai agenda, mulai dari lomba, pameran, hingga forum diskusi strategis.
Dalam ajang tersebut, kontingen akan menampilkan berbagai produk unggulan daerah di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, hingga UMKM berbasis sumber daya lokal.
Selain itu, keikutsertaan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring antar daerah serta menyelaraskan kebijakan daerah dengan Program Strategis Nasional (PSN).
Diketahui, Penas XVII merupakan agenda nasional yang mempertemukan puluhan ribu petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Diperkirakan sebanyak 30 ribu hingga 50 ribu peserta akan ambil bagian, terdiri dari mayoritas pelaku utama sektor pertanian dan perikanan, serta perwakilan pemerintah daerah.
Melalui persiapan awal ini, Pemkab Jayapura optimistis mampu tampil maksimal dan membawa potensi daerah ke panggung nasional.
Laporan: M. Irfan

















