Pesan Tegas Pdt. Edoard di KKR Paskah GPT Kristus Kasih: Jangan Cinta Dunia!

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Sony | Tampak ratusan jemaat Tuhan padati lantai 7 Grand Abe Hotel, mengikuti Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di gelar Senin (13/4). 

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Suasana penuh sukacita dan hadirat Tuhan mewarnai Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Paskah yang digelar GPT Kristus Kasih Jayapura. Kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum kebangkitan iman bagi ratusan jemaat yang hadir.

banner 325x300

Ibadah yang berlangsung selama dua hari, 13–14 April 2026, di lantai tujuh Grand Abe Hotel, Abepura, menghadirkan antusiasme luar biasa. Sejak hari pertama, ratusan jemaat dari berbagai gereja di Kota Jayapura memadati ruangan ibadah dengan kerinduan untuk mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan.

Memasuki hari kedua, ibadah difokuskan bagi kalangan pemuda dan pemudi. Namun demikian, kegiatan tetap terbuka untuk semua usia. Perpaduan lintas generasi ini menciptakan suasana hangat, memperlihatkan kuatnya kebersamaan dalam tubuh Kristus.

KKR GPT Kristus Kasih di Grand Abe Hotel
KKR Paskah GPT Kristus Kasih di Grand Abe Hotel

Baca juga: Di Tepi Kali Jomsidin, Ibadah Paskah Jemaat GKI Mubarok Hadirkan Damai dan Makna Pengorbanan Kristus

Mengangkat tema “Sesungguhnya Tuhan Telah Bangkit” dari Lukas 24:34, ibadah ini dipimpin oleh Pdt. Edoard Siringo Ringo selaku Gembala Sidang GPT Kristus Kasih Jayapura. Dalam khotbahnya, ia menekankan bahwa Paskah harus dimaknai lebih dari sekadar tradisi, melainkan sebagai titik balik perubahan hidup.

“Ibadah Paskah bukan hanya perayaan, tetapi panggilan untuk hidup dalam iman, kasih, dan kesucian,” tegasnya di hadapan jemaat.

Ia juga mengingatkan jemaat untuk tidak terjebak dalam arus kehidupan dunia. Mengutip Markus 8:36, ia menegaskan bahwa keselamatan jiwa jauh lebih berharga daripada segala sesuatu yang ditawarkan dunia.

Gembala GPT Kristus kasih, Pdt. Edoard Siringo Ringo dan jemaat
Gembala GPT Kristus kasih, Pdt. Edoard Siringo Ringo dan jemaat

Baca juga: Sukacita Paskah GPdI Revival Yemtiem: Ibadah, Api Unggun hingga Kebersamaan Jemaat

Pesan rohani yang disampaikan menekankan pentingnya menjadikan firman Tuhan sebagai dasar kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kekuatan iman hanya dapat bertumbuh jika umat terus hidup dalam kebenaran dan ketaatan.

Dalam sesi wawancara usai ibadah, Pdt. Ringo menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kehidupan rohani jemaat melalui pengajaran firman Tuhan yang utuh dan mendalam.

“Kami rindu jemaat tidak hanya mendengar, tetapi juga hidup dalam firman, setia, dan berani bersaksi,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi jemaat yang mencapai hampir 300 orang dari berbagai denominasi gereja. Hal ini menjadi bukti bahwa semangat persatuan dalam Kristus tetap terjaga di tengah keberagaman.

Nuansa oikumenis yang terasa selama kegiatan berlangsung semakin mempererat hubungan antar jemaat. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa kasih Kristus mampu menyatukan perbedaan dalam satu iman.

Sebagai penutup, rangkaian KKR Paskah diakhiri dengan jamuan kasih dan sesi foto bersama. Momen ini menjadi simbol sukacita dan kebersamaan yang terbangun selama kegiatan.

Melalui kegiatan ini, umat Tuhan diharapkan semakin diteguhkan, tidak hanya dalam perayaan, tetapi juga dalam kehidupan nyata sebagai terang dan garam di tengah dunia.

Laporan: Sonny Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *