Jayapura Tuan Rumah Hari Kebebasan Pers, Gubernur Fakhiri Siap Dukung

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Ketua panitia pelaksana Jean Bisay, bersama jajaran pimpinan media lainnya Viktor Mambor (JUBI) Dian Kandipi (Antara) ketika berjumpa Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, di ruang kerjanya, Rabu (8/4). 

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Papua dalam mendukung pelaksanaan World Press Freedom Day 2026 yang akan digelar pada 4–5 Mei 2026 di Kota Jayapura.

banner 325x300

Menurut Fakhiri, dukungan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat posisi pers sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra penting dalam pembangunan di Papua.

“Pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi fasilitas maupun koordinasi lintas sektor demi suksesnya kegiatan ini,” ujarnya di Jayapura, Rabu (8/4/2026).

Baca juga: Perkuat Kapasitas Organisasi Kewartawanan, PWI Papua Tengah Gelar OKK

Ia menilai, kehadiran ajang internasional ini di Papua bukan hanya soal seremoni, tetapi juga momentum besar untuk memperkenalkan potensi daerah ke panggung nasional hingga global.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan insan pers dalam menghadirkan informasi yang edukatif, akurat, dan berimbang.

Ketua Panitia Pelaksana, Jean Bisay, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah. Ia menyebut komitmen tersebut menjadi dorongan kuat bagi panitia dalam mempersiapkan kegiatan yang berkualitas.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Bapak Gubernur. Ini menjadi energi besar bagi panitia dalam mempersiapkan kegiatan yang maksimal,” katanya.

Bisay menjelaskan, pelaksanaan WPFD 2026 di Jayapura akan melibatkan peserta dari berbagai wilayah di Papua, termasuk mahasiswa serta insan pers dari berbagai platform media.

Kehadiran peserta lintas daerah ini diharapkan mampu memperkaya diskusi sekaligus memperluas jaringan kolaborasi antara media, pemerintah, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Selain itu, agenda ini juga direncanakan akan dihadiri perwakilan pemerintah pusat, termasuk Nezar Patria, yang akan membahas perkembangan dunia pers serta tantangan transformasi digital di Indonesia.

Panitia optimistis, dengan dukungan berbagai pihak, perhelatan Hari Kebebasan Pers Dunia 2026 di Papua akan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pers serta pembangunan daerah.

Laporan: Andre Fonataba

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *