Foto: istimewa | Tampak aparat kepolisian Polres Jayapura dibantu tim Labfor Polda Papua ketika melakukan investigasi di lokasi kebakaran, Kamis (26/3).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Kebakaran yang melanda kawasan depan Stadion Lukas Enembe menyisakan tanda tanya. Tiga bangunan milik warga dilaporkan hangus, sementara aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.
Peristiwa kebakaran terjadi pada Rabu (25/03/2026), namun penanganan intensif dilakukan keesokan harinya, Kamis (26/03/2026). Tim Sat Reskrim Polres Jayapura langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) berdasarkan laporan polisi yang telah diterima.
Baca juga: Api Tak Terkendali, Pemukiman Depan Stadion Lukas Enembe Ludes
Sejumlah personel identifikasi, di antaranya Brigpol Ronaldo Yoku, Brigpol Iryyanto R. Rombe, dan Briptu Herianto Hutasoit, melakukan pengamanan lokasi serta pemeriksaan menyeluruh. Proses olah TKP meliputi pengamatan detail, dokumentasi, hingga penandaan barang bukti yang ditemukan di area kebakaran.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengamankan meteran listrik yang ditemukan dalam kondisi meleleh akibat panas api. Barang tersebut kini menjadi salah satu petunjuk penting dalam mengungkap sumber kebakaran.
Data sementara mencatat dua unit rumah dan satu bengkel milik warga Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, hangus terbakar. Kerugian material diperkirakan cukup besar, meski belum dirinci secara resmi.
Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali, menyebutkan bahwa penyelidikan masih menghadapi kendala. Kondisi TKP yang telah berubah akibat pembersihan dan pemindahan barang pascakebakaran menyulitkan petugas menentukan titik awal api.
Situasi di lapangan juga sempat memanas dengan munculnya saling tuding antarwarga terkait penyebab kebakaran. Polisi pun mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat.
Untuk memastikan penyebab kebakaran, Polres Jayapura akan berkoordinasi dengan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Papua guna melakukan analisis lebih mendalam. Korban juga telah diarahkan membuat laporan resmi guna memperkuat proses penyelidikan.
Polres Jayapura menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Laporan: M. Irfan

















