Tandang ke Jayapura, PSS Sleman Siap Adu Mental di Stadion Lukas Enembe

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak punggawa PSS Sleman sujud syukur usai menundukkan PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo Sleman, (10/1).

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — PSS Sleman memastikan kesiapan penuh jelang laga tandang melawan Persipura Jayapura pada pekan ke-17 Pegadaian Championship 2025/2026.

Duel klasik dua tim eks Perserikatan ini akan berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (24/1/2026).

Laskar Sembada bertolak menuju Papua sejak Rabu (21/1/2026) malam melalui penerbangan dari New Yogyakarta International Airport (NYIA) dengan transit di Jakarta.

 

Direktur Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai pertandingan kontra Persipura menjadi bagian penting dari rangkaian laga berat yang harus dihadapi timnya.

Ia menyebut PSS saat ini berada dalam kondisi siap tempur, baik secara fisik maupun mental.

“Kami menghadapi laga penting. Sekarang melawan Persipura yang berada di peringkat tiga, lalu Barito di peringkat satu. Para pemain terlihat siap menghadapi tantangan ini,” kata Pieter Huistra melalui keterangan resmi klub.

Tekanan Jadi Modal, Bukan Beban

Huistra menegaskan tekanan bermain di kandang Persipura seharusnya menjadi bahan bakar peningkatan performa, bukan penghalang.

Menurutnya, pemain yang ingin bertahan di level kompetisi tinggi wajib mampu mengelola tekanan dengan baik.

“Tekanan pasti ada ketika menghadapi tim besar. Tekanan itu harus membuat pemain berkembang. Kalau tidak bisa mengatasinya, sulit untuk bersaing di kompetisi seperti ini,” ujarnya.

 

Fokus dan Kendalikan Emosi

Belajar dari pertemuan sebelumnya yang berakhir imbang, Huistra meminta pemain tetap fokus dan tidak mudah terpancing provokasi lawan.

Ia menekankan pentingnya konsentrasi penuh sepanjang pertandingan, termasuk dalam menyikapi keputusan wasit.

“Saya selalu menekankan fokus pada tugas masing-masing. Dengan begitu, pemain tidak bereaksi berlebihan terhadap situasi di lapangan,” jelasnya.

Bursa Transfer Masih Terbuka

Selain persiapan laga, PSS Sleman juga masih membuka peluang menambah amunisi di putaran kedua bursa transfer Pegadaian Championship.

Meski sudah mendatangkan tiga pemain anyar, manajemen tetap fleksibel jika terjadi kondisi darurat, khususnya akibat cedera pemain.

“Kami punya daftar pemain alternatif jika ada kebutuhan mendesak seperti sebelumnya saat Cleberson cedera,” ungkap Huistra.

Namun ia menegaskan perekrutan baru hanya akan dilakukan jika pemain tersebut benar-benar memberi nilai tambah bagi tim dan sesuai dengan kemampuan finansial klub.

Baca juga: Dua Pekan Penentuan! Ini Skema Putaran Ketiga Pegadaian Championship 2025/2026

Komposisi Tim Dinilai Ideal

Huistra mengaku puas dengan susunan skuad saat ini. Ia menilai keseimbangan antara pemain muda dan senior menjadi kekuatan utama PSS.

“Kami punya komposisi yang seimbang. Ada pemain muda, pemain berpengalaman, pemain asing berkualitas, dan pemain lokal yang kompetitif. Ini modal penting menghadapi sisa musim,” tutupnya.

Laporan: Roy Hamadi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *