Untuk Pertama Kalinya, Pedagang Pasar Youtefa dan Otonom Rayakan Natal Bersama

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Nampak suasana Natal para pedagang Pasar Youtefa dan Pasar Otonom, Selasa (23/12).

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com
Pedagang Pasar Youtefa dan Pasar Otonom Kota Jayapura merayakan Natal bersama dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan.

Ibadah Natal digelar sebagai ungkapan syukur atas kelahiran Yesus Kristus sekaligus mempererat persaudaraan antar pedagang.

Perayaan Natal berlangsung khidmat dengan mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24).

Kegiatan ini dihadiri Asisten III Kota Jayapura Frederik Awarawi, S.H., M.Hum, anggota DPRD Kota Jayapura, tokoh adat, tokoh perempuan, pemuda, perwakilan paguyuban, serta para pedagang.

Baca juga: Natal PKSL Se-Tanah Tabi Jadi Ajang Konsolidasi, Warga Serui Laut Siap Bersinergi Bangun Papua Cerah

Kepala UPTD Pasar Youtefa dan Pasar Otonom, La Kaimudin, S.E., M.Si, mengatakan perayaan Natal ini menjadi momentum bersejarah bagi para pedagang. Pasalnya, sejak pasar dibangun, belum pernah ada perayaan Natal bersama.

“Pedagang sangat antusias dan bersyukur. Ini pertama kalinya Natal dirayakan bersama di pasar. Saya bersyukur mendapat amanah dari Bapak Wali Kota untuk mengelola pasar ini dan menghadirkan kebersamaan,” ujar La Kaimudin usai ibadah Natal, Selasa malam (23/12).

Menurutnya, perayaan Natal kali ini terasa istimewa karena melibatkan pedagang lintas agama. Prosesi pembakaran lilin Natal tidak hanya diikuti umat Kristiani, tetapi juga perwakilan pedagang Muslim dari berbagai paguyuban seperti KKSS, Buton, dan Jawa.

“Kebersamaan ini menunjukkan tingginya toleransi antar umat beragama di Kota Jayapura dan Tanah Papua,” katanya.

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan Natal terlaksana berkat kekompakan dan partisipasi pedagang. Dukungan diberikan secara swadaya, baik dalam bentuk dana maupun bahan kebutuhan seperti sayuran dan bumbu dapur.

“Pedagang Kristen dan Muslim bersatu saling membantu. Inilah kekuatan pasar kita,” tambahnya.

Baca juga: Untuk Pertama Kalinya, Kemenag Gelar Natal Bersama Secara Kelembagaan

La Kaimudin berharap perayaan Natal bersama ini dapat menjadi agenda tahunan sebagai ruang memperkuat persaudaraan dan rasa kekeluargaan di lingkungan pasar.

“Semoga kebersamaan ini menjadi ikatan keluarga besar agar pedagang merasa nyaman dan aman dalam beraktivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pasar Mama-Mama Papua Youtefa, Yohanes Awi, mengaku terharu atas terselenggaranya Natal bersama tersebut. Ia menyebut momen ini baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah Pasar Youtefa dan Otonom.

“Selama kami berdagang, belum pernah ada perayaan seperti ini. Tahun 2025, tepat 23 Desember, kami bakar lilin Natal bersama di dalam pasar. Ini sukacita yang luar biasa,” tuturnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala UPTD Pasar yang dinilai berhasil mempersatukan seluruh pedagang dari berbagai latar belakang dalam satu perayaan iman dan kebersamaan.

Di tempat yang sama, Danpos Pasar Youtefa dan Otonom, Bripka Oktovianus Kanikir, memastikan pengamanan perayaan Natal berjalan aman dan lancar tanpa gangguan.

“Pengamanan Natal di Pasar Youtefa dan Otonom berjalan kondusif. Pedagang dan masyarakat merayakan Natal dengan penuh sukacita,” ujarnya.

Salah satu pedagang mama-mama Papua, Nelina Wenda, juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Natal bersama tersebut.

“Kami sangat bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada pemerintah, khususnya kepala pasar. Baru kali ini kami pedagang bisa merayakan Natal bersama,” katanya.

Menutup kegiatan, para pedagang menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada Wali Kota Jayapura beserta keluarga, dengan harapan damai Natal menyertai seluruh masyarakat.

Laporan: Roy Hamadi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *