Pengunjung Rela Lewati Stan Lain Demi Kerajinan Papua di Expo Kontak Tani

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Tampak pengunjung memadati Stan Kontingen Jayapura, di Expo KTNA Kukar, Kaltim Sabtu (20/9).

banner 325x300

Kukar, jurnalmamberamofoja.com – Suasana hari kedua Pra Penas Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional ke-54 di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (20/9/2025), berlangsung semarak. Dari puluhan stan yang hadir, stand Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, kembali menjadi primadona yang paling banyak diserbu pengunjung.

Sejak pagi hingga sore, pengunjung silih berganti datang untuk melihat produk unggulan dan mencicipi kerajinan khas Papua. Tak hanya membeli, banyak yang mencoba langsung mengenakan berbagai aksesoris, berfoto, hingga membagikan pengalaman mereka di media sosial.

Salah satu pengunjung asal Kutai Kartanegara, Costo Mauludin, mengaku sangat terkesan setelah mencoba berbagai kerajinan khas Papua. Ia tampak bangga mengenakan rumbai-rumbai dari kulit kayu, topi mahkota, serta ikat tangan dan kaki.

 

Baca juga: Kukar Semarak, Kontingen Jayapura Bawa Warna Papua ke Expo KTNA Nasional

“Saya sampai melewati stan lain hanya untuk melihat stan Papua. Sambutan panitia di sini ramah, penuh senyum, dan mereka juga menjelaskan makna dari setiap kerajinan. Itu yang membuat saya kagum,” ungkapnya.

Menurut Costo, keunikan kerajinan Papua terletak pada proses pembuatannya yang panjang, namun tetap mempertahankan nilai budaya.

“Saya merasa gagah saat mengenakannya, dan langsung memposting foto di media sosial agar lebih banyak orang tahu bahwa Papua luar biasa dengan kekayaan alam dan budayanya,” tambahnya.

Pengunjung lain, Adelina, juga mengaku terpesona. Ia tertarik mencoba seni ukir wajah yang dilakukan langsung oleh mama-mama Papua di lokasi.

“Selama ini saya hanya melihat dari media sosial tentang Papua dan keindahan alamnya. Sekarang saya bisa merasakan langsung budaya dan kerajinannya. Apalagi bisa dibuatkan ukiran wajah, itu pengalaman langka,” katanya.

Adelina menilai budaya Papua adalah kekayaan yang patut dijaga dan dikembangkan. “Papua punya keunikan yang tidak dimiliki daerah lain. Harapan saya, budaya ini terus maju dan tetap dipertahankan,” ujarnya.

Antusiasme tinggi di hari kedua membuktikan bahwa kehadiran Papua di Expo KTNA bukan sekadar pameran produk, melainkan juga perwujudan diplomasi budaya.

Stan Kabupaten Jayapura tidak hanya memperkenalkan hasil pertanian dan kerajinan tangan, tetapi juga membawa cerita dan identitas Papua yang membuat pengunjung merasa dekat dan bangga.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *