Foto: istimewa | Bupati Roby Rumansara, SP., MH., berpose bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, saat pertemuan di Gedung Negara Jayapura, Rabu (17/9).

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com.– Bupati Mamberamo Raya, Roby Wilson Rumansara, S.P., M.H., menghadiri rapat bersama Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama para kepala daerah dan unsur Forkopimda se-Tanah Papua. Pertemuan strategis ini berlangsung di Gedung Negara Jayapura, Rabu (17/9).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Roby menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Mamberamo Raya.
Ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar daerah yang memiliki banyak potensi sumber daya alam itu tidak tertinggal dari kabupaten lain di Papua.
Baca juga: Pemkab Jayapura Bangun Sumur Bor di Perkantoran Gunung Merah atasi Kekeringan.
Beberapa poin permohonan yang diajukan mencakup pembukaan akses jalan dari Kabupaten Sarmi menuju Mamberamo Raya, pembangunan jembatan penghubung Kasonaweja–Burmeso, serta percepatan realisasi bandar udara dan dermaga sebagai jalur transportasi vital.
Selain itu, Bupati Roby juga menekankan pentingnya peningkatan Dana Alokasi Umum (DAU), percepatan transfer Dana Otonomi Khusus (Otsus), hingga alokasi Dana Kompensasi Hutan Lindung Foja untuk menunjang kebutuhan pembangunan berkelanjutan.
Baca juga: Dari Jalan Rusak hingga Tanah Bermasalah, Bupati Yunus Wonda Minta Solusi Konkret
Wakil Presiden Gibran merespons positif seluruh aspirasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat terbuka untuk mendukung pembangunan di wilayah Mamberamo Raya.
Namun, Wapres minta agar Pemkab Mamberamo Raya menyiapkan data teknis dan dokumen perencanaan secara lengkap sebelum diajukan ke Jakarta.
“Segera lengkapi data detail terkait kebutuhan pembangunan, dan dalam waktu dekat silakan datang ke kantor Wakil Presiden di Jakarta untuk pembahasan lebih lanjut,” ujar Gibran.
Bupati Roby menyambut baik arahan tersebut. Ia menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti permintaan Wapres dengan menyiapkan data yang diperlukan.
“Kami siap menyiapkan semua dokumen pendukung agar aspirasi masyarakat Mamberamo Raya dapat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat. Harapan kami, pembangunan di daerah bisa dipercepat demi kesejahteraan rakyat,” kata Roby usai pertemuan.
Pertemuan di Gedung Negara Jayapura ini juga menjadi ajang konsolidasi seluruh kepala daerah di Tanah Papua bersama pemerintah pusat. Kehadiran Wapres Gibran memberi sinyal kuat bahwa pembangunan di Papua, termasuk Mamberamo Raya, menjadi perhatian serius.
Bagi Bupati Roby, momen ini sekaligus menjadi pintu penting untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat yang selama ini berharap pada akses infrastruktur dan dukungan fiskal dari pemerintah pusat.
Laporan: Roy


















Perta tama saya mengucapkan trimakasi banyak, kepada bupati mamberamo raya, atas berberapa poin penting yang telah di sampaikan,untuk poin pertama saya secara pribadi sangat setuju sekali, kenapa, semakin banyaknya akses ke daerah tertentu akan semakin mudah aktifitas pembanunan di daerah tersebut. dan mengurangi biaya tranportasi dan untuk poin kedua juga tidak kalah penting
Di mana alokasi dana umum
(DAU), dan lain lain, menjadi dana penunjang utam pembangunan. namun perlu juga menghadirkan beberapa perusahan untuk beroperoperasi pastinya dengan perjanjian tertentu untuk meningkatkan (PAD)PAD ini sangat vital karena menjadi penyangga utama keuangan daerah, dan tingkaat PAD yang timggi mencerminkan otonomi dan kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan tanpa terlalu bergantung pada dana dari pemerintah pusat. dan hal ini juga membantu pemeritah dalam mengurangi angka pengangguran di daerah tersebut, dengan hadirnya lapangan perkerjaan bagi masyarakat.
Baik trimakasih buat saran masukannya..!