Dok JMF/ Paslon nomor urut 2, Yanni – Jemmi, saat kampanye di Kampung Kaptiau, Distrik Bonggo Timur, Kabupaten Sarmi, Selasa, (5/11)
Sarmi, Jurnal Mamberamo Foja – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sarmi nomor urut 2, Yanni – Jemmi Esau Maban, melanjutkan kampanye tatap muka mereka di Distrik Bonggo Timur, Kabupaten Sarmi, pada Selasa, 5 November 2024, dengan mengunjungi Kampung Kaptiau. Kehadiran keduanya disambut antusias oleh masyarakat setempat yang memenuhi lokasi acara.
Dalam kesempatan ini, Rahel Famali, seorang tokoh perempuan dan hamba Tuhan asal NTT yang menetap di Kampung Kaptiau, menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan gereja di wilayah mereka. Ia mengungkapkan harapan agar gereja-gereja yang ada di Kaptiau mendapat perhatian khusus dari calon pemimpin tersebut.

“Jika Ibu Yanni dan Bapak Jemmi terpilih, kami berharap Anda berdua menjadi wakil Allah yang peduli pada gereja-gereja dan para hamba Tuhan di daerah ini. Di Kampung Kaptiau ada tiga denominasi gereja yang selama ini kurang diperhatikan pemerintah,” ungkap Rahel, menyiratkan harapan besar agar Yanni-Jemmi dapat mewujudkan kebutuhan masyarakat di bidang keagamaan.
Menanggapi hal itu, Yanni dalam orasinya menyatakan komitmen untuk mendukung kebutuhan warga terhadap fasilitas ibadah. Menurutnya, pembangunan sarana ibadah akan menjadi salah satu prioritas jika ia terpilih memimpin Kabupaten Sarmi.

“Kami berkomitmen untuk memperhatikan dan membantu pembangunan gereja, serta mendukung para hamba Tuhan yang mengabdi di sini,” ujar Yanni yang berpasangan dengan Jemmi Esau Maban. Ia juga menekankan visi mereka dalam menciptakan masyarakat Sarmi yang religius, berbudaya, dan peduli lingkungan.
Yanni menambahkan, “Kami berjanji untuk menyelesaikan pembangunan gereja yang dibutuhkan masyarakat, karena kami memahami bahwa gereja menjadi pusat spiritual yang penting bagi warga,” tandasnya, disambut tepuk tangan dari para peserta kampanye.

Warga Kampung Kaptiau berharap bahwa jika terpilih, Yanni-Jemmi akan merealisasikan komitmen mereka untuk memperbaiki fasilitas keagamaan di wilayah ini. (Fan)










