Tiga Sekolah di Papua Raih Adiwiyata Nasional Dari Kementrian LHK

Dok ist/ Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri (tengah) foto bersama dua kepala sekolah SMPN 2 Sentani Kelasina Yanggoseray dan kepala sekolah SMP Kristen Kalam Kudus Sentani Anggun Putriani RY Sinaga usai menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Jakarta, Rabu (2/10).
banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Dok ist/ Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri (tengah) foto bersama dua kepala sekolah SMPN 2 Sentani Kelasina Yanggoseray dan kepala sekolah SMP Kristen Kalam Kudus Sentani Anggun Putriani RY Sinaga usai menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Jakarta, Rabu (2/10).

Jurnal Mamberamo Foja, Sentani – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI menetapkan tiga sekolah Papua sebagai sekolah penerima penghargaan adiwiyata nasional 2024.

banner 325x300

Tiga sekolah tersebut diantaranya SMP Kristen Kalam Kudus Sentani Kabupaten Jayapura sebagai sekolah adiwiyata nasional 2024 bersama SD Negeri 1 Biak Kota Kabupaten Biak Numfor, sementara SMP Negeri 2 Sentani Kabupaten Jayapura sebagai sekolah adiwiyata mandiri 2024 di Jakarta, Rabu

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri di Sentani, Rabu membenarkan bahwa dua sekolah di daerah ini termasuk satu sekolah Kabupaten Biak mendapatkan sekolah adiwiyata tingkat nasional 2024.

“Kami bersyukur dari beberapa sekolah yang diusulkan ke tingkat provinsi kemudian dilanjutkan ke tingkat nasional akhirnya ada dua sekolah,” katanya.

Menurut Abdul Rahman, sebanyak 512 sekolah seluruh Indonesia dilombakan atau mengikuti calon sekolah adiwiyata mandiri (CSAM) dan calon sekolah adiwiyata nasional (CSAN) 2024.

“Tentu ini merupakan dedikasi dan dukungan sekolah luar biasa sepanjang tahun ini sehingga dua sekolah Kabupaten Jayapura menjadi pemenang mengalahkan calon lainnya,” ujarnya.

Dok ist/ SMPN 2 Sentani dan SMP Kristen Kalam Kudus Jayapura menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Jakarta, Rabu (2/10).

Dia menjelaskan meskipun tahun ini yang memperoleh penghargaan adiwiyata nasional menurun dari lima menjadi dua sekolah tetapi tetap pihaknya bersyukur.

“Persaingannya ketat di tingkat nasional sehingga dari lima sekolah kami hanya bisa mempertahankan juara dua sekolah dan itu prestasi luar biasa,” katanya.

Dia menambahkan pihaknya akan terus mendampingi dan mendorong sekolah-sekolah di Kabupaten Jayapura untuk menjaga kebersihan dan budaya bersih di lingkungan sekolah.

“Kami akan terus mendampingi sekolah-sekolah di Kabupaten Jayapura untuk lebih meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah dan bagaimana dalam perhatian lingkungan dengan menanam pohon supaya dapat diusulkan ke provinsi kemudian tingkat nasional pada tahun depan,” ujarnya. (Fan)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *