Foto: M. Irfan / Suasana pengukuhan Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Jayapura terpilih masa khidmat 2024-2030 K.H. Supardi dan Rais Syuriah, Mansyur Al Kahf oleh Ketua III PWNU Papua K.H. Dr. Daryono, S.Sos., M.Si., usai sidang pleno penetapan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) NU ke-VI.
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Konferensi Cabang (Konfercab) VI Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Jayapura telah sukses diselenggarakan pada Sabtu, 21 Desember 2024. Bertempat di Ballroom Suni Garden Lake Hotel & Resort, Sentani, konferensi ini menetapkan K.H. Supardi sebagai Ketua Tanfidziah dan K.H. Mansyur Al Kahf sebagai Rais Syuriah untuk masa khidmat 2024-2030.
Dengan mengusung tema, “Meneguhkan Kemandirian Umat untuk Perdamaian Dunia dari Bumi Cenderawasih Menuju Indonesia Emas,” acara ini dihadiri oleh perwakilan dari 14 Majelis Wakil Cabang (MWC), masing-masing terdiri atas Rais, Khatib, Ketua, dan Sekretaris.
Dalam agenda utamanya, konferensi ini menyepakati kepemimpinan baru yang diharapkan dapat membawa PCNU Kabupaten Jayapura lebih dinamis dan progresif. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua III PWNU Papua, K.H. Dr. Daryono, S.Sos., M.Si., yang turut menyampaikan apresiasi atas kesuksesan konferensi tersebut.
“Alhamdulillah, Konfercab VI berlangsung lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan strategis. Kami berharap kepemimpinan K.H. Supardi dan K.H. Mansyur Al Kahf dapat menjalankan amanah sesuai AD/ART serta memberi kontribusi nyata bagi dakwah Islam di Jayapura,” ujar Daryono.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya NU sebagai teladan organisasi Islam di Papua. “NU harus menjadi warna dominan, bukan diwarnai. Artinya, NU harus menjadi contoh suri teladan, baik bagi ormas lain maupun pemerintah daerah,” imbuhnya.
Dukungan Pemerintah Daerah
Acara ini turut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, yang mewakili Penjabat Bupati Jayapura, Semuel Siriwa. Dalam sambutannya, Basri menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah dan NU.
“Pemkab Jayapura sangat mengapresiasi kontribusi NU dalam menjaga harmoni umat beragama. Semoga sinergi ini terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah dan menciptakan zona integritas kerukunan umat beragama,” katanya.
Ia juga berharap konferensi ini menghasilkan langkah-langkah strategis yang mampu memperkuat peran NU sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan masyarakat. “NU telah menjadi bagian integral dalam berbagai kebijakan daerah, dan kami yakin kontribusi tersebut akan terus berlanjut,” pungkas Basri.
Usai sidang pleno, K.H. Supardi dan K.H. Mansyur Al Kahf resmi ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziah dan Rais Syuriah PCNU Kabupaten Jayapura. Pengukuhan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi organisasi di wilayah ini.

Konfercab VI PCNU Kabupaten Jayapura bukan hanya momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga wujud nyata dari semangat kebersamaan dan komitmen dalam memajukan umat, khususnya di Bumi Cenderawasih.
(Fan)







