Sholat Id di Kantor Gubernur Papua Dipadati Ribuan Warga, Fakhiri Serukan Toleransi dan Kesederhanaan

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Ribuan warga mengikuti sholat ID di halaman kantor gubernur Papua, Sabtu (21/3). 

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Ribuan umat Muslim memadati halaman Kantor Gubernur Papua Dok II untuk melaksanakan Salat Idul Fitri bersama Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, Sabtu (21/3/2026). Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sejak pagi hari.

Masyarakat dari berbagai penjuru wilayah Jayapura tampak hadir, memadati lokasi guna menunaikan ibadah sekaligus merayakan hari kemenangan setelah sebulan menjalankan puasa Ramadan.

Dalam sambutannya, Fakhiri mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Muslim di Papua, untuk terus menjaga dan memperkuat nilai-nilai toleransi antarumat beragama yang selama ini telah terbangun.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Papua merupakan kekuatan besar yang harus dirawat bersama demi menciptakan kehidupan yang harmonis dan damai.

“Idul Fitri bukan sekadar kemenangan setelah berpuasa, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan saling memaafkan. Mari kita terus menjaga kebersamaan dan saling menghormati di tengah perbedaan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar perayaan Idul Fitri dimaknai secara sederhana dan penuh rasa syukur, bukan dengan kemewahan berlebihan. Menurutnya, esensi hari raya terletak pada refleksi diri, peningkatan keimanan, serta kepedulian terhadap sesama.

Baca juga: Lautan Jamaah Padati Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Pesan Persatuan Menggema di Hari Raya

Pelaksanaan salat berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Usai ibadah, jamaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat Papua.

Kehadiran Gubernur di tengah masyarakat pada momen keagamaan ini pun mendapat apresiasi dari warga. Mereka menilai kehadiran tersebut sebagai bentuk kedekatan dan kepedulian pemimpin terhadap rakyatnya.

Perayaan Idul Fitri di Papua tahun ini berlangsung aman, damai, dan penuh kehangatan. Semangat toleransi dan kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga sebagai fondasi membangun Papua ke arah yang lebih baik.

Laporan: Sonny Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *